Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Polisi Tahan Staf Kecamatan Terkait Rasialisme di Surabaya

Nasional rasialisme Kerusuhan Manokwari
Amaluddin • 03 September 2019 17:08
Surabaya: Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur tak hanya menahan Korlap Aksi insiden di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Surabaya Tri Susanti alias Mak Susi. Polisi juga menahan staf kecamatan Samsul Arifin sebagai tersangka kasus rasialisme.
 
"Selain tersangka TS (Tri Susanti), ada tersangka lain yang juga ditahan, yakni SA alias Samsul Arifin," kata Ketua Tim Penyidik kasus insiden rasialisme Brigjen Toni Harmanto di Surabaya, Selasa, 3 September 2019.
 
Toni mengatakan kedua tersangka tersebut ditahan untuk 20 hari ke depan. Selanjutnya, penyidik akan melakukan pendalaman terkait dengan tindak lanjut pemeriksaan dua tersangka itu. "Kita pastikan untuk melakukan penahanan, mulai dengan hari ini sampai 20 hari ke depan," jelas Toni.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikonfirmasi terpisah, kuasa hukum SA, Ari Hans Simaela, membenarkan kliennya melontarkan kata-kata rasialisme terhadap mahasis Papua di AMP Jalan Kalasan, Surabaya. Menurut Ari, ujaran tersebut terlontar secara spontan.
 
Namun Ari tidak menyebut kalimat atau kata apa yang dilontarkan SA. Kata Ari, umpatan alias misu yang dilontarkan SA sudah biasa dilontarkan warga Surabaya saat emosional.
 
"Kata-kata itu spontan sebagai orang yang marah tiba-tiba mengumpat saat emosi. Bukan untuk menistakan atau bahasa kerennya diskriminasi ras, tidak seperti itu. Klien saya juga sudah minta maaf karena tidak sengaja melontarkan umpatan itu," jelas Ari.
 
Polda Jatim telah menetapkan SA sebagai tersangka, karena melontarkan ujaran rasialisme di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Jalan Kalasan Surabaya. Aksi SA terekam dalam video. AS dijerat UU No. 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.
 
Sedangkan Tri Susanti alias Mak Susi menjadi tersangka kasus penyebaran hoaks dan ujaran kebencian. Dia dijerat Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU No. 19 Tahun 2019 tentang UU ITE. Kemudian, Pasal 160 KUHP tentang Tindak Pidana Penghasutan atau provokasi.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif