NEWSTICKER
Petugas membuka paksa pintu gerbang Stadion Mattoanging dalam proses penertiban aset milik Pemprov Sulsel. (Foto: ANTARA/Arnas Padda)
Petugas membuka paksa pintu gerbang Stadion Mattoanging dalam proses penertiban aset milik Pemprov Sulsel. (Foto: ANTARA/Arnas Padda)

Gubernur Sulsel Tegaskan Stadion Mattoanging Milik Pemprov

Nasional sengketa lahan kericuhan
Muhammad Syawaluddin • 17 Januari 2020 15:30
Makassar: Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menegaskan Stadion Mattoanging, Makassar, Sulsel, milik pemerintah provinsi. Ia mengaku siap berhadapan dengan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS).
 
"Tidak usah dirisaukan, stadion itu punya kita. Apa pun reaksinya pasti kita hadapi," tegas Nurdin, Jumat, 17 Januari 2020.
 
Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu meminta YOSS tak memaksakan kehendak mempertahankan sesuatu tanpa legalitas hukum yang kuat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita minta pengertian YOSS. Kalau kita bertahan sendiri tanpa alas hukum yang kuat, bagaimana? Ini akan jadi bahan tertawaan kan," ujarnya.
 
Nurdin menambahkan masyarakat Sulawesi Selatan mengidamkan stadion yang bagus. Menurutnya yang dilakukan pemprov saat ini untuk kepentingan masyarakat.
 
"Masa kita biarkan stadion kita begitu-begitu saja. Kan kita malu. Sementara masyarakat kita bermimpi memiliki stadion yang bagus," tegasnya.
 
Polemik kepemilikan hingga pengelolaan Stadion Mattoanging, mencuat setelah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berencana menertibkan aset dan merenovasi semua bangunan yang ada di dalam kawasan stadion. Baik YOSS maupun Pemprov Sumsel sama-sama mengeklaim lahan dan seluruh bangunan milik mereka.
 
Pemprov dengan tegas mengatakan memiliki sertifikat kepemilikan atas lahan dan bangunan. Sementara, YOSS menyatakan tidak ada dasar bagi Pemprov Sumsel mengambil Stadion Mattoanging.
 
YOSS berdalih pihaknya telah 20 tahun mengelola lahan dan bangunan tersebut. Sesuai dengan PP Nomor 24 tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah.
 
Ketidaksepahaman antarkedua belah pihak membuat penertiban yang dilakukan Pemprov Sulsel, pada 15 Januari 2020 lalu, berlangsung ricuh. Tim gabungan Satpol PP dan kepolisian berhadapan dengan massa pendukung YOSS. Tiga anggota Satpol pun cedera.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif