Kendaraan melaju seusai polisi mengembalikan sistem satu arah jalur puncak saat uji coba sistem kanalisasi 2:1 di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (27/10/2019). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Kendaraan melaju seusai polisi mengembalikan sistem satu arah jalur puncak saat uji coba sistem kanalisasi 2:1 di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (27/10/2019). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Uji Coba Kanalisasi Jalur Puncak Belum Maksimal

Nasional lalu lintas Penataan Kawasan Puncak
Rizky Dewantara • 28 Oktober 2019 09:52
Bogor: Uji coba sistem kanalisasi 2-1 di Jalur Puncak Bogor, Jawa Barat gagal sepenuhnya direalisasikan. Kemacetan panjang akibat sistem tersebut membuat jajaran Satlantas Polres Bogor kembali melakukan buka tutup jalur pada hari pertama uji coba Minggu, 27 Oktober 2019.
 
Kendaraan terlihat mengular dari arah simpang Gadog hingga TSI (taman safari Indonesia) begitu juga sebaliknya pada pukul 12.00 WIB. Tercatat penerapan sistem kanalisasi 2-1 hanya bertahan enam jam sejak diberlakukan sistem tersebut pada pukul 06.00 WIB.
 
"Jika dipaksakan sistem kanalisasi 2-1 masyarakat yang ingin turun atau arah Jagorawi bisa malam hari baru sampai. Akhirnya kami melakukan diskresi buka tutup jalur atau one way lagi," kata Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Fadli Amri, saat dikonfirmasi, Senin, 28 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Fadli menjelaskan uji coba kanalisasi 2-1 dari arah Jakarta menuju Puncak awalnya berjalan lancar sejak diberlakukan oleh petugas, namun sayangnya belum mencapai jadwal yang ditentukan, sekitar pukul 12.30 WIB arus kendaraan menuju arah Jakarta mengalami kemacetan panjang hingga mencapai kawasan Puncak Pass.
 
Fadli kembali mengatakan atas dasar itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) untuk memberhentikan ujicoba kanalisasi 2-1 di jalur Puncak Bogor.
 
"Kondisi Jalur Puncak dari Simpang Gadog hingga Simpang TSI belum maksimal untuk diberlakukan 3 lajur. Terdapat beberapa titik macet di sepanjang jalur Puncak Bogor juga kondisi jalan yang belum rata lebarnya," jelas Fadli.
 
Fadli menambahkan simpul kemacetan di kawasan Puncak Bogor, seperti di Kecamatan Megamendung banyak kendaraan yang keluar masuk gang. Lalu di Pasar Cisarua intensitas orang menyebrang dan kendaraan roda dua yang terparkir di bahu jalan, khusus pasar Cisarua yang dinilai memerlukan JPO (jembatan penyeberangan orang).
 
Sementara rencana uji coba sistem kanalisasi 2-1 kedua akan dilakukan pada Minggu, 3 November 2019. Fadli menyarankan ke Pemkab Bogor dan BPTJ untuk menunda terlebih dahulu sampai ada hasil evaluasi lebih lanjut.
 
"Kami sarankan 3 November mendatang kanalisasi 2-1 tidak diuji coba dulu," pungkas Fadli.

 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif