Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat melantik ratusan kepala desa terpilih di kantor Pemkab Gresik, Jawa Timur, Senin, 9 September 2019. (Medcom.id/Amal).
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat melantik ratusan kepala desa terpilih di kantor Pemkab Gresik, Jawa Timur, Senin, 9 September 2019. (Medcom.id/Amal).

264 Kades Baru di Gresik Resmi Dilantik

Nasional Pelantikan pejabat
Amaluddin • 09 September 2019 14:23
Gresik: Sebanyak 264 orang resmi menjadi Kepala Desa setelah dilantik oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto di kantor Pemkab Gresik, Senin, 9 September 2019.
 
Mereka merupakan kades terpilih pada pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Gresik yang digelar pada 31 Juli 2019. Ratusan kepala desa terpilih itu terdiri dari 251 kades laki-laki dan 13 kades perempuan.
 
Dari jumlah masa tugasnya, ada 61 orang yang sudah menjabat untuk yang ketigakalinya, 82 menjabat kades untuk priode kedua, dan 121 orang baru pertama kali menjabat sebagai Kades.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Anda adalah miniature Pemerintahan di lingkup desa. Anda adalah cerminan pemerintahan secara keseluruhan. Kalau anda semua Kepala Desa ini bagus, maka Kecamatan akan bagus, demikian juga Pemerintahan kabupaten juga bagus dan sampai Pemerintahan pusat juga akan bagus," kata Sambari, di hadapan para kepala desa.
 
Pasca dilantik, Sambari berencana akan memberi pembekalan terhadap kades yang baru dilantik. Tujuannya agar mereka memiliki ilmu, sehingga organisasi pemerintahan di desa berjalan lancar tanpa kendala.
 
"Kami akan melaksanakan pembekalan untuk para Kepala Desa baru ini. Mereka harus dibekali tentang aturan dan perundangan. Pembekalan administrasi pedesaan dan administrasi penggunaan dana desa, dan lainnya," jelas Sambari.
 
Menurut Sambari ada empat hal yang perlu diketahui dan harus dilakukan oleh kades. Yaitu transparansi, akuntabilitas, pelibatan seluruh masyarakat desa, dan disiplin tertib administrasi. "Empat hal itu harus betul-betul dipahami dan dilankukan," beber Sambari.
 
Dalam kesempatan itu Sambari juga mengingatkan agar para kades melupakan masa lalu. Masa lalu yang dimaksud adalah melupakan berapa nilai akomodasi yang telah dikeluarkan selama proses Pilkades.
 
"Anda harus melupakan berapa uang dan tenaga yang anda keluarkan. Jangan berharap anda ingin mengembalikan dana serta tenaga yang sudah anda keluarkan. Yang terpenting anda harus merangkul semuanya. Terutama calon Kepala Desa yang tidak terpilih beserta tim suksesnya," pungkas Sambari.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif