Anggota SAR menunjukkan lokasi kebakaran hutan gunung Sumbing di Desa Adipura, Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (14/8/2019). ANTARA FOTO/Anis Efizudin.
Anggota SAR menunjukkan lokasi kebakaran hutan gunung Sumbing di Desa Adipura, Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (14/8/2019). ANTARA FOTO/Anis Efizudin.

Kebakaran di Gunung Sumbing Berhasil Dipadamkan

Nasional kebakaran gunung
Mustholih • 15 Agustus 2019 18:29
Semarang: Kebakaran hutan di Lereng Gungung Sumbing, Jawa Tengah berhasil dipadamkan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Sudaryanto menyatakan hingga pukul 14.30 WIB tidak ada titik api di Gunung Sumbing.
 
"Pantauan CCTV Gunung Sumbing, dari pos pengamatan sisi utara tidak terpantau titik api," kata Sudaryanto, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 15 Agustus 2019.
 
Sudaryanto menambahkan titik api juga tidak terlihat di sisi barat selatan Gunung Sumbing. Sebelumnya di lereng Gunung Sumbing yang masuk wilayah Wonosobo ini, kebakaran melanda area hutan Petak 28-E dan 29-1. "Semoga tidak ada kebakaran lagi," ujar Sudaryanto .

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sudaryanto menyatakan kebakaran di Lereng Gunung Sumbing sempat merembet ke arah Temanggung, Jateng. Laporan terkini di Kabupaten Magelang, api telah melahap habis, antara lain, 20 hektare alang-alang di Desa Kebonlegi, Kecamatan Kaliangkrik; 36,40 hektare alang-alang di Desa Mangli, Kecamatan Kaliangkrik; 27,10 hektare alang-alang di Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik; 10 hektare alang-alang di Desa Ngargosoko, Kecamatan Kaliangkrik; dan 5 hektare alang-alang di Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik.
 
"Total luas kawasan hutan terbakar sampai hari ini adalah 149,10 hektare. Saat ini api sudah padam," tegas Sudaryanto.
 
Sudaryanto menyatakan sebanyak 274 personel gabungan dilibatkan untuk memadamkan kebakaran di lereng Gunung Sumbing. Mereka dibagi menjadi tiga tim yang disebar di Pos Adipuro, Pos 1 Mangli, dan Pos Ngemplak.
 
"Semua titik api sudah bisa dipadamkan pukul 14.30 WIB. Namun demikian posko lapangan yang berada di Basecamp Adipuro tetap melakukan pemantauan dan pengamatan secara visual," pungkas Sudaryanto.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif