Ernawati selamat setelah berduel dengan seekor buaya di perairan di Desa Teluk Nabung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. ANTARA/HO-Diskominfotik Riau
Ernawati selamat setelah berduel dengan seekor buaya di perairan di Desa Teluk Nabung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. ANTARA/HO-Diskominfotik Riau

Dramatis, Mak-mak di Riau Selamat usai Duel dengan Buaya

Antara • 23 September 2022 06:50
Riau: Dramatis seorang ibu rumah tangga Ernawati, 40, selamat usai berduel dengan seekor buaya berhasil melepaskan gigitan pada tangan kanannya. Ia sempat melakukan perlawanan dengan hewan bertaring tajam itu, di perairan di Desa Teluk Nabung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
 
Ernawati memukul kepala buaya dengan tangan kirinya, sehingga gigitan buaya pada tangan kanannya terlepas. Peristiwa itu terjadi Rabu, 21 September pukul 12.00 WIB saat dirinya sedang mencuci baju di sungai.
 
"Saat mencuci baju di sebuah sungai di Desa Teluk Nabung, tiba-tiba tangan sebelah kanan saya diterkam buaya," ujar Erna, dalam keterangannya, Kamis, 22 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ernawati menceritakan, gigitan buaya di tangannya sangat kuat. Di tengah rasa kesakitan yang sangat dirasakannya, dia mencoba melakukan perlawanan dengan memukul dan meninju kepala buaya dengan tangan kirinya.
 
Baca: BKSDA Mukomuko Pasang Perangkap usai Harimau Mangsa Ternak Warga

"Gigitan buaya itu sangat kuat di tangan kanan saya. Saya coba melepas tapi dia semakin menggigit. Lalu saya pukul dan tinju kepala buaya pakai tangan kiri. Akhirnya lepas, tapi tangan saya luka-luka," ujarnya pula.
 
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Norhayat mengaku telah mendapat informasi dan laporan warganya yang diserang buaya. Dia menyebutkan, korban selamat, tapi mengalami luka-luka.
 
"Korban dibawa ke rumah sakit untuk diberikan perawatan medis," kata Norhayat.
 
Selanjutnya warga memanggil petugas puskesmas di Teluk Kabung untuk menangani Ernawati. Saat ini kondisi korban sudah stabil, tapi masih mengalami trauma.
 
Norhayat mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di tepi sungai, agar berhati-hati.
 
"Terutama dengan buaya yang sewaktu-waktu dapat menyerang. Kita harus mewaspadai serangan buaya yang bisa datang kapan saja," katanya lagi.
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif