Sidoarjo: Sebaran pasien terkonfirmasi positif virus korona (covid-19) di Sidoarjo, Jawa Timur, bertambah 16 menjadi 186 orang. Angka kematian juga bertambah satu orang, sebelumnya 18 orang menjadi 19 orang dari terkonfirmasi positif.
"Hari ini bertambah menjadi 186 orang terkonfirmasi positif," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Syaf Satriawarman, Minggu malam, 10 Mei 2020.
Dari 186 orang terkonfirmasi positif berdasarkan data di Dinas Kesehatan, 137 orang tengah dirawat di RS rujukan Sidoarjo. Sebanyak 19 orang dinyatakan meninggal, dan 16 orang isolasi mandiri,
"14 orang lainnya dinyatakan sembuh," terangnya.
Baca: Trasnportasi ke Jatim Dibuka
Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 231 orang, dengan 104 di antaranya dirawat di RS rujukan, 44 orang isolasi mandiri, dan 25 orang dinyatakan sembuh.
"Ada 38 orang dari PDP sudah lepas pantau, dan 20 orang meninggal dunia," tambahnya.
Sementara untuk orang dalam pemantauan (ODP) saat ini berjumlah 881 orang, dengan rincian 34 orang di antaranya sedang dirawat di RS. 182 orang lainnya diisolasi mandiri, 663 orang selesai masa pantau, dan dua orang dinyatakan meninggal.
Kabupaten Sidoarjo kembali memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 25 Mei 2020. Hal itu diputuskan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat rapat evaluasi bersama tiga kepala daerah, Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.
Keputusan perpanjangan masa PSBB dilakukan karena tingginya angka sebaran covid-19 di Surabaya Raya. Per 9 Mei 2020, jumlah terkonfirmasi positif di Sidoarjo mencapai 170 orang, sedangkan angka sembuh mencapai 14 orang, angka kematian dari terkonfirmasi positif mencapai 18 orang.
Sidoarjo: Sebaran pasien terkonfirmasi positif virus korona (covid-19) di Sidoarjo, Jawa Timur, bertambah 16 menjadi 186 orang. Angka kematian juga bertambah satu orang, sebelumnya 18 orang menjadi 19 orang dari terkonfirmasi positif.
"Hari ini bertambah menjadi 186 orang terkonfirmasi positif," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Syaf Satriawarman, Minggu malam, 10 Mei 2020.
Dari 186 orang terkonfirmasi positif berdasarkan data di Dinas Kesehatan, 137 orang tengah dirawat di RS rujukan Sidoarjo. Sebanyak 19 orang dinyatakan meninggal, dan 16 orang isolasi mandiri,
"14 orang lainnya dinyatakan sembuh," terangnya.
Baca: Trasnportasi ke Jatim Dibuka
Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 231 orang, dengan 104 di antaranya dirawat di RS rujukan, 44 orang isolasi mandiri, dan 25 orang dinyatakan sembuh.
"Ada 38 orang dari PDP sudah lepas pantau, dan 20 orang meninggal dunia," tambahnya.
Sementara untuk orang dalam pemantauan (ODP) saat ini berjumlah 881 orang, dengan rincian 34 orang di antaranya sedang dirawat di RS. 182 orang lainnya diisolasi mandiri, 663 orang selesai masa pantau, dan dua orang dinyatakan meninggal.
Kabupaten Sidoarjo kembali memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 25 Mei 2020. Hal itu diputuskan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat rapat evaluasi bersama tiga kepala daerah, Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.
Keputusan perpanjangan masa PSBB dilakukan karena tingginya angka sebaran covid-19 di Surabaya Raya. Per 9 Mei 2020, jumlah terkonfirmasi positif di Sidoarjo mencapai 170 orang, sedangkan angka sembuh mencapai 14 orang, angka kematian dari terkonfirmasi positif mencapai 18 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)