Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Angka Sembuh Pasien Covid-19 di Surabaya Mencapai 50%

Nasional Virus Korona Virus Korona di Jatim Covid-19 Jatim 14 Hari
Syaikhul Hadi • 10 Juli 2020 16:12
Surabaya: Angka Kesembuhan pasien covid-19 di Surabaya, Jawa Timur, diklaim hampir mencapai 50 persen dari total pasien positif. Angka kesembuhan mencapai 3.219 orang, dari 6.781 pasein covid-19.
 
Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita, mengatakan angka tersebut menjadi bukti kerja keras Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menangani covid-19. Tercatat pada kamis, 9 Juli 2020, angka sembuh sebanyak 76 pasien.
 
"Rinciannya (sembuh), dari Hotel Asrama Haji 34 orang. Kemudian rawat inap rumah sakit 16 orang dan rawat jalan 26 orang," kata Febria, Jumat, 10 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, angka kumulatif orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 4.576 orang. Dari angka tersebut, ODP yang masih dipantau berjumlah 380 orang.
 
"Nah, selain angka 380 itu, berarti sudah selesai dipantau. Kami juga perlu sampaikan bahwa data ini terus bergerak," ungkapnya.
 
Baca:2.150 Pasien Covid-19 di Jatim Sembuh Dalam Dua Pekan
 
Tidak hanya itu, untuk pasien dalam pengawasan (PDP), berjumlah 5.640 orang. Rinciannya, 2.357 pasien masih diawasi dan sisanya telah selesai.
 
"Yang sudah selesai dipantau oleh kami 3.283 orang," tambahnya.
 
Dia menilai, tren angka kesembuhan pasien memang mengalami peningkatan. Lantaran kedisiplinan pasien dalam menjalankan protokol kesehatan. Bahkan, banyak pasien yang sembuh berasal dari Hotel Asrama Haji.
 
"Mereka kan orang tanpa gejala (OTG), mereka merasa tidak ada gejala karena imunitasnya kuat. Jadi, cepat negatif saat di tes swab," terangnya.
 
Sedangkan, angka positif juga mengalami kenaikan. Berdasarkan data sebaran covid-19 di Pemprov Jawa Timur, angka positif pada Kamis, 9 Juli 2020, meningkat 100 orang menjadi 6.781 kasus. Sedangkan angka meninggal juga bertambah 16 kasus, menjadi 573 kasus.
 
Dia melanjutkan, angka tracing di Surabaya bisa mencapai 50 orang untuk satu pasien positif covid-19. Febria mengapresisasi kinerja dan koordinasi satgas gabungan yakni Satpol PP, Linmas, staf kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas dalam mentracing pasien covid-19.
 
"Jadi, Puskesmas bisa melakukan analisa dari tracing yang dilakukan oleh satgas. Setelah itu tinggal men-treatment," imbuhnya.
 
Selama ini, lanjutnya, satu pasien terkonfirmasi dilakukan tracing sebanyak 25 orang, kini sudah mencapai 50 orang. Lantaran, pihaknya tidak hanya melacak di lingkaran keluarga.
 
"Tapi juga tetangga hingga tempat kerjanya kita tracing. Ini sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini," jelasnya.
 
Dia menjelaskan, semakin masifnya tracing berdampak dengan jumlah rapid test dan swab test di Surabaya makin meningkat. Hingga Rabu, 8 Juli 2020, total rapid test mencapai 101.532 jiwa.
 
Sementara total tes swab sebanyak 24.975 jiwa. Dari angka tersebut, Feny memastikan sebanyak 24.659 jiwa telah diketahui hasil tesnya. Dengan rincian, 7.159 pasien di antaranya positif, kemudian 17.297 orang negati, dan 203 orang invalid.
 
"Jadi, prosentasenya yang positif 29,03 persen, dan yang negative 70,14 persen, kemudian invalidnya 0,82 persen," tegasnya.
 

(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif