Sindikat Penggelapan Mobil dan Surat Bodong Ditangap
Kapolda Sulut Irjen Bambang Waskito, di Mapolda Sulut, Manado, Kamis, 8 November 2018. Medcom.id/Mulyadi Pontororing
Manado: Direktorat Reskrimum Polda Sulawesi Utara menangkap kelompok penggelap dan pemalsuan surat kendaraan bermotor (STNK) roda empat di wilayah Sulut. Sebanyak 14 tersangka, empat di antaranya polisi, ditangkap dalam kurun Juli hingga Oktober 2018.

Keempat belas tersangka tersebut masing-masing, RM, 29, ML, 42, RG, 31, HJ, 30, RK, 30, MP, 48, JM, 31, SM, 41, GM, 30, HK, 41, MM, 32, HI, 43, HM, 50, dan TA.

“Di sini ada empat anggota saya yang terlibat, ini akan saya tindak dengan tega," kata Kapolda Sulut Irjen Bambang Waskito, di Mapolda Sulut, Manado, Kamis, 8 November 2018.


RM, ML, RG, HJ dan RK ditangkap petugas saat bertransaksi di depan salah satu rumah makan di Kelurahan Malalayang, Manado pada 12 Juli 2018. Petugas menemukan dua buah mobil yang ternyata ber-STNK palsu saat dicek. Modusnya merubah STNK dan TNKB.

Pada tanggal 13 Agustus 2018, Polisi menangkap perempuan MP di Kota Cirebon, Jawa Barat. Tim kemudian mengembangkan dan menangkap JM di Kotamobagu pada 20 September 2018.

Tim juga melakukan pengembangan terhadap pembuatan STNK palsu dan menangkap beberapa tersangka pada tanggal 20 Agustus 2018, yaitu SM, GM dan HD. Ketiganya ditangkap di Kotamobagu pada 13 September.

Tim menangkap MM di Kotamobagu dan HI di Gorontalo. Selanjutnya pada 25 Oktober 2018, Tim menangkap HD dan TA yang juga terlibat dalam pembuatan STNK dengan data kendaraan yang dipalsukan.

Barang bukti saat ini yang disita yaitu 18 mobil, empat lembar STNK palsu mobil, satu STNK asli mobil, dua lembar pajak palsu mobil, dan satu pajak asli mobil.

Berkas ketujuh tersangka yaitu, MP, SM, RM, RG, ML, HJ dan RK, bersama barang bukti sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Sulut (Tahap II). Sedangkan tersangka GM, HD, MM dan HI, berkas perkaranya sudah tahap I di Kejaksaan Tinggi Sulut.

JM, HN dan TA sementara dalam tahap pemberkasan.

Dirinya menegaskan, jika nanti pada saat proses keempat anggota Polri memenuhi unsur tindak pindana. Dia memastikan akan memberikan sanksi tegas terhadap mereka.

"Kalau memang unsurnya cukup, saya pecat. Ya ini pelajaran untuk semuanya,” ujarnya.




 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id