medcom.id, Pangkalanbun: Pengamatan selama 1,5 jam menemukan 10 objek di laut sebelah selatan Pulau Kalimantan. Serpihan-serpihan itu berwarna putih dan orange. Namun belum dapat dipastikan apakah serpihan-serpihan itu berhubungan dengan AirAsia atau bukan.
Komandan Pangkoops AU I, Marsekal Muda Dwi A Putranto, mengatakan objek ditemukan sekira pukul 10.00 WIB, Selasa (30/12/2014). Jarak serpihan sekitar 150 nautical mile dari Pangkalanbun, Kalimantan Tengah. Serpihan dilihat dari ketinggian 500 kaki. Ia melaporkan temuan itu ke Basarnas.
"Basarnas juga tengah mengarah ke lokasi temuan," kata Dwi Putranto.
Pencarian difokuskan di Sektor 4, 5, 12, dan 13 yang berlokasi di sekitar Pangkalan Bun. Lokasinya yaitu di perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Setelah menemukan serpihan, tim kembali ke Pangkalan Bun untuk berkoordinasi. Kemudian Dwi kembali mengerahkan pesawat menuju lokasi temuan serpihan.
Pemantauan sulit dilakukan optimal karena cuaca berubah-ubah. Menurut laporan dari reporter Metrotv Anggi Hasibuan, cuaca pagi tadi hujan. Namun cuaca berubah menjadi cerah pada siang hari.
medcom.id, Pangkalanbun: Pengamatan selama 1,5 jam menemukan 10 objek di laut sebelah selatan Pulau Kalimantan. Serpihan-serpihan itu berwarna putih dan orange. Namun belum dapat dipastikan apakah serpihan-serpihan itu berhubungan dengan AirAsia atau bukan.
Komandan Pangkoops AU I, Marsekal Muda Dwi A Putranto, mengatakan objek ditemukan sekira pukul 10.00 WIB, Selasa (30/12/2014). Jarak serpihan sekitar 150 nautical mile dari Pangkalanbun, Kalimantan Tengah. Serpihan dilihat dari ketinggian 500 kaki. Ia melaporkan temuan itu ke Basarnas.
"Basarnas juga tengah mengarah ke lokasi temuan," kata Dwi Putranto.
Pencarian difokuskan di Sektor 4, 5, 12, dan 13 yang berlokasi di sekitar Pangkalan Bun. Lokasinya yaitu di perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Setelah menemukan serpihan, tim kembali ke Pangkalan Bun untuk berkoordinasi. Kemudian Dwi kembali mengerahkan pesawat menuju lokasi temuan serpihan.
Pemantauan sulit dilakukan optimal karena cuaca berubah-ubah. Menurut laporan dari reporter
Metrotv Anggi Hasibuan, cuaca pagi tadi hujan. Namun cuaca berubah menjadi cerah pada siang hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RRN)