Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyambangi Museum Al-Washliyah dan Masjid Bengkok di Kesawan, Kecamatan Medan Baru, Jumat, 8 April 2022. Dokumentasi/ istimewa
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyambangi Museum Al-Washliyah dan Masjid Bengkok di Kesawan, Kecamatan Medan Baru, Jumat, 8 April 2022. Dokumentasi/ istimewa

Ganjar Kaitkan Toleransi dengan Kebhinekaan saat Kunjungan ke Medan

Deny Irwanto • 09 April 2022 00:26
Medan: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyambangi Museum Al-Washliyah dan Masjid Bengkok di Kesawan, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sumatra Utara. Dalam kesempatan tersebut Ganjar menyampaikan hubungan antar umat beragama di Medan cukup baik.
 
Ganjar yang didampingi Wali Kota Medan, Bobby Nasution, mengatakan kedua bangunan itu dibangun oleh seorang dermawan kaya raya berdarah Tionghoa bernama Tjong A Fie. Ia juga pernah diangkat menjadi Kapitan Cina di Medan pada 1911 hingga 1921.
 
"Ada museumnya bagus sekali dan sejarah yang sangat luar biasa, ini orang kaya jaman dulu di Medan pergaulannya internasional. Yang menarik adalah dia seorang Tionghoa yang pumya testamen (wasiat) bagus sekali," kata Ganjar di Medan, Jumat, 8 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kominfo Didesak Blokir Semua Akun Media Sosial Penista Agama
 
Ganjar mengaku kagum dengan wasiat sepeninggalan Tjong A Fie, yang berisi tentang betapa pentingnya rasa saling tolong menolong antar manusia, tanpa memandang suku, agama dan golongan.
 
"Saya baca tadi testamen tiga, empat, lima itu isinya bagaimana menolong orang sakit, anak tidak mampu, kasih beasiswa yang tidak membedakan bangsanya. Dan karya nyatanya adalah Masjid Bengkok. Itu dibangun dari keluarga Tjong A Fie. Itu menunjukkan kebhinekaan yang ada di sini," jelas Ganjar.
 
Dengan pentingnya nilai sejarah dan budaya yang ada di Kota Medan, Ganjar menyampaikan kepada Bobby agar tempat Tjong A Fie Mansion dan Masjid Bengkok harus dilestarikan.
 
Sebab sebelumnya Bobby juga pernah menyambangi Ganjar di Kota Semarang, Jawa Tengah, untuk melihat proses revitalisasi tempat bersejarah. Salah satunya kawasan Kota Lama, Semarang.
 
"Tadi ngobrol sama Pak Wali ternyata beliau sedang menggerakkan (revitalisasi) ini untuk kemudian diperbaiki disiapkan. Beliau pernah ke Semarang, belajar, tukar pikiran dari kita. Kita lebih dulu aja membangun Kota Lama di Semarang dan mirip-mirip," ujar Ganjar.
 
Sementara Bobby merasa tersanjung dengan kunjungan Ganjar ke wilayahnya. Bobby menilai Ganjar adalah sosok yang memiliki banyak penggemar.
 
"Terima kasih Pak Ganjar kunjungannya ke Medan. Mudah-mudahan semakin banyak yang berkunjung ke Medan. Dan Pak Ganjar yang kita tahu banyak followersnya, mudah-mudahan dilihat followersnya dan datang ke Medan," ungkap Bobby.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif