Pemkab Pesawaran menggelar operasi pasar minyak goreng di Kecamatan Way Lima, Selasa, 22 Februari 2022. Lampost.co/Putra Pancasila Sakti
Pemkab Pesawaran menggelar operasi pasar minyak goreng di Kecamatan Way Lima, Selasa, 22 Februari 2022. Lampost.co/Putra Pancasila Sakti

Operasi Pasar Minyak Goreng di Pesawaran Disetop

Lampost • 22 Maret 2022 12:44
Pesawaran: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pesawaran menyetop operasi pasar (OP) minyak goreng seiring pencabutan aturan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah pusat. 
 
Kepala Disperindag Pesawaran, Sam Herman mengatakan, pencabutan aturan HET tersebut memaksa pihaknya untuk tidak lagi menggelar OP minyak goreng bagi masyarakat. 
 
"Juga karena minyak goreng sudah mulai banyak di pasaran, meski harganya cukup tinggi," ujarnya, Selasa, 22 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski begitu, pihaknya mengaku telah mengajukan distribusi minyak goreng murah guna membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
 
Baca juga: Minyak Goreng Curah di Bandar Lampung Masih Berharga Rp20 Ribu Per Liter
 
"Saat ini kita sedang mengajukan permintaan minyak curah kepada perusahaan-perusahaan penyuplai, namun sampai saat ini belum ada pengiriman karena masih menunggu izin dari pemerintah pusat," kata dia.
 
Sam menjelaskan, pemkab telah mengirimkan pengajuan tahap pertama sebanyak 16 ribu liter minyak goreng curah. 
 
"Kita masih memfokuskan untuk para pelaku usaha di bidang kuliner. Ada dua daerah di Pesawaran yang menjadi salah satu pusat UMKM di bidang kuliner," kata dia.
 
"Di lapangan juga belum ada stok minyak goreng curah. Kita juga sudah cek di beberapa pasar tradisional," imbuhnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif