Polisi membeberkan barang bukti minyak goreng yang coba diselundupkan ke Timor Leste. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Polisi membeberkan barang bukti minyak goreng yang coba diselundupkan ke Timor Leste. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Polisi Ajukan Permintaan Cekal 2 Tersangka Eksportir Migor di Surabaya

Amaluddin • 23 Mei 2022 15:07
Surabaya: Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP, Anton Elfrino Trisanto, mengirimkan surat permintaan pencekalan ke Kemenkumham Jawa Timur terhadap dua tersangka kasus eksportir minyak goreng di Surabaya.
 
"Kami telah mengirimkan surat bantuan pencegahan ke Luar Negeri atas nama E dan R," kata Anton, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 23 Mei 2022.
 
Dua tersangka eksportir migor itu adalah R, 60, dan E, 44. Dengan surat itu, Anton berharap Kemenkumham Jatim mencekal keduanya, mengingat R dan E hingga saat ini belum ditahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sampai saat ini masih ada dua tersangka, R dan E. Kami selanjutnya akan menjadwalkan pemeriksaan saksi berinisial L yang berperan sebagai eksportir," ujarnya.
 
Baca: Ekspor 121 Ton Minyak Goreng ke Timor Leste Digagalkan
 
Selain mengamankan kedua orang tersebut, polisi juga menyita delapan kontainer berisi minyak goreng yang rencananya bakal dikirim ke Dili, Timor Leste dengan jumlah sekitar 121,985 ton. Selain R dan E, polisi juga telah memeriksa tujuh orang saksi perihal kasus tersebut.
 
Akibat perbuatannya, tersangka R dan E dijerat Pasal 112 Juncto Pasal 51 Undang Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan Juncto Permendag Nomor 22 Tahun 2022 tentang larangan ekspor sementara Crude Palm Oil, Renfined, Blenched and Deodorized Palm oil.
 
Keduanya memiliki peran masing masing, yakni pemilik puluhan ton minyak goreng yang diekspor yang dibelinya dari suatu tempat, mengurus dokumen ekspor, hingga memanipulasi dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB).
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif