medcom.id, Batang: DPRD Kabupateng Batang, Jawa Tengah terbantu dengan sikap Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo yang berani menelenjangi APBD Batang tahun 2015. Yoyok meminta masyarakat mengontrol alur pendapatan dan penggunaan anggaran tersebut.
Yoyok membuka semua mata anggaran dengan menggelar Festival Anggaran setiap tahun. Transparansi anggaran itu sudah dilakukan Yoyok sejak 2013. Festival 2016 ini, Yoyok 'menelanjangi’ anggaran Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD). Tidak hanya itu, Yoyok memamerkan penggunaan dana 15 desa di Batang.
DPRD Batang yang sejatinya menjadi pengawas, merasa beruntung dan terbantu dengan program Yoyok tersebut.
"Kami sangat terbantu, terutama terkait sosialisasi dan komunikasi dengan masyarakat," kata Ketua DPRD Batang Imam Teguh Raharjo kepada Metrotvnews.com di sekitar Pendopo Bupati Batang, Jalan Veteran, Minggu (13/3/2016).
Menurut Teguh, masyarakat berhak mengetahui dan mengontrol penggunaan anggaran. Sehingga tercipta penggunaan anggaran yang transparan dan akuntabel.
Teguh mendukung program yang dibangun Yoyok. Ia berharap, sistem itu dapat dibangun secara permanen kebijakannya turun pada rezim berikutnya.
Festival Anggaran 2016 ini, dari 60 SKPD dipamerkan 14 SKPD Batang yang fokus di bidang infrastruktur.
Bupati Yoyok menegaskan, penyerapan anggaran sejak 2014 hingga 2015, selalu lebih dari 96 persen.
Ia mencontohkan, anggaran infrastruktur bidang tata ruang. Pagu anggaran 2014 sebanyak Rp14,29 miliar. Realisasinyaa sebanyak Rp13,80 miliar atau (96,50 persen). Kemudian pada 2015 sebanyak Rp3,62 miliar. Realisasinya Rp3,48 miliar atau (96,03) persen.
Anggaran itu diperuntukkan penataan Alun-alun Kota Batang, pembangunan gerbang batas timur dan barat daerah, pembangunan koridor jalan Veteran, pembangunan Tugu Adipura dan pembangunan Alun-alun Bawang.
Selain itu Anggaram Infrastruktur bidang pendidikan. Pagu anggaran 2014 dan 2015 untuk semua tingkatan jenjang pendidikan mulai dari TK/PAUD hingga SMA/SMK rata-rata realisasi anggaranya 93 hingga 100 persen.
Infrastruktur bidang kesehatan, pagu anggaran 2014 sebesar Rp17,18 miliar terealisasi sebesar 81,94 persen. Pagu anggaran 2015 sebesar Rp21,18 miliar terealisasi sebesar 76,47 persen.
Konkretnya, dibangun Rumah Sakit Umum Daerah Kalisari dan Limpung. Selain itu juga pembangunan satu unit Puskesmas di Kecamatan Tulis dan Poli Klinik Desa Gerlang di Kecamatan Blado.
Sementara itu, anggaran infrastruktur bidang pekerjaan umum, pagu anggaran 2014 sebesar Rp106,42 miliar terealisasi sebesar 92,08 persen. Tahun 2015 sebesar Rp127,88 miliar terealisasi sebesar 93,9 persen.
Pembangunan di bidang ini di antaranya saluran drainase, penataan trotoar, pengganti ruas Jalan Anjir-Warungasem, Jalan Bandar-Kambangan, Gerlang di Kecamatan Blado dan pemeliharaan Jalan Kilang Lor-Depok, Kecamatan Kandeman.
Secara keseluruhan, dari APBD Batang tahun 2014 sebesar Rp1.326.555.291.781 akhirnya dapat direalisasikan sebesar Rp1.212.281.052.710 atau sebesar 91,4 persen.
Kemudian APBD Batang tahun 2015 sebesar Rp1.511.870.197.038 dapat direalisasikan sebesar Rp 1.366.715.703.460 atau 90,4 persen.
APBD Batang tahun 2016 sebesar Rp1.676.569.617.673. Namun penggunaannya belum bisa karena masih berjalan tahun anggaran. Yoyok akan menelanjangi penggunaannya pada festival anggaran mendatang.
medcom.id, Batang: DPRD Kabupateng Batang, Jawa Tengah terbantu dengan sikap Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo yang berani menelenjangi APBD Batang tahun 2015. Yoyok meminta masyarakat mengontrol alur pendapatan dan penggunaan anggaran tersebut.
Yoyok membuka semua mata anggaran dengan menggelar Festival Anggaran setiap tahun. Transparansi anggaran itu sudah dilakukan Yoyok sejak 2013. Festival 2016 ini, Yoyok 'menelanjangi’ anggaran Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD). Tidak hanya itu, Yoyok memamerkan penggunaan dana 15 desa di Batang.
DPRD Batang yang sejatinya menjadi pengawas, merasa beruntung dan terbantu dengan program Yoyok tersebut.
"Kami sangat terbantu, terutama terkait sosialisasi dan komunikasi dengan masyarakat," kata Ketua DPRD Batang Imam Teguh Raharjo kepada
Metrotvnews.com di sekitar Pendopo Bupati Batang, Jalan Veteran, Minggu (13/3/2016).
Menurut Teguh, masyarakat berhak mengetahui dan mengontrol penggunaan anggaran. Sehingga tercipta penggunaan anggaran yang transparan dan akuntabel.
Teguh mendukung program yang dibangun Yoyok. Ia berharap, sistem itu dapat dibangun secara permanen kebijakannya turun pada rezim berikutnya.
Festival Anggaran 2016 ini, dari 60 SKPD dipamerkan 14 SKPD Batang yang fokus di bidang infrastruktur.
Bupati Yoyok menegaskan, penyerapan anggaran sejak 2014 hingga 2015, selalu lebih dari 96 persen.
Ia mencontohkan, anggaran infrastruktur bidang tata ruang. Pagu anggaran 2014 sebanyak Rp14,29 miliar. Realisasinyaa sebanyak Rp13,80 miliar atau (96,50 persen). Kemudian pada 2015 sebanyak Rp3,62 miliar. Realisasinya Rp3,48 miliar atau (96,03) persen.
Anggaran itu diperuntukkan penataan Alun-alun Kota Batang, pembangunan gerbang batas timur dan barat daerah, pembangunan koridor jalan Veteran, pembangunan Tugu Adipura dan pembangunan Alun-alun Bawang.
Selain itu Anggaram Infrastruktur bidang pendidikan. Pagu anggaran 2014 dan 2015 untuk semua tingkatan jenjang pendidikan mulai dari TK/PAUD hingga SMA/SMK rata-rata realisasi anggaranya 93 hingga 100 persen.
Infrastruktur bidang kesehatan, pagu anggaran 2014 sebesar Rp17,18 miliar terealisasi sebesar 81,94 persen. Pagu anggaran 2015 sebesar Rp21,18 miliar terealisasi sebesar 76,47 persen.
Konkretnya, dibangun Rumah Sakit Umum Daerah Kalisari dan Limpung. Selain itu juga pembangunan satu unit Puskesmas di Kecamatan Tulis dan Poli Klinik Desa Gerlang di Kecamatan Blado.
Sementara itu, anggaran infrastruktur bidang pekerjaan umum, pagu anggaran 2014 sebesar Rp106,42 miliar terealisasi sebesar 92,08 persen. Tahun 2015 sebesar Rp127,88 miliar terealisasi sebesar 93,9 persen.
Pembangunan di bidang ini di antaranya saluran drainase, penataan trotoar, pengganti ruas Jalan Anjir-Warungasem, Jalan Bandar-Kambangan, Gerlang di Kecamatan Blado dan pemeliharaan Jalan Kilang Lor-Depok, Kecamatan Kandeman.
Secara keseluruhan, dari APBD Batang tahun 2014 sebesar Rp1.326.555.291.781 akhirnya dapat direalisasikan sebesar Rp1.212.281.052.710 atau sebesar 91,4 persen.
Kemudian APBD Batang tahun 2015 sebesar Rp1.511.870.197.038 dapat direalisasikan sebesar Rp 1.366.715.703.460 atau 90,4 persen.
APBD Batang tahun 2016 sebesar Rp1.676.569.617.673. Namun penggunaannya belum bisa karena masih berjalan tahun anggaran. Yoyok akan menelanjangi penggunaannya pada festival anggaran mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)