Banjir yang merendam Kantor Urusan Agama di Bangka akibat hujan sejak kemarin Selasa (12/1)  (Foto: ANTARA/Kasmono)
Banjir yang merendam Kantor Urusan Agama di Bangka akibat hujan sejak kemarin Selasa (12/1) (Foto: ANTARA/Kasmono)

Ribuan Rumah Warga di Bangka Terendam Banjir

Nasional banjir bencana alam bencana banjir
Antara • 13 Januari 2021 14:00
Sungailiat: Ribuan rumah warga di Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, terendam banjir akibat hujan di daerah itu yang terjadi sejak Selasa, 12 Januari 2021.
 
Bupati Bangka, Mulkan, mengatakan, ribuan rumah penduduk yang terendam banjir masing-masing di Lingkungan Nelayan, Parit Pekir, Air Anyut, dan Lingkungan Sidodadi dengan ketinggian air yang beragam.
 
"Banjir yang menyebabkan ribuan rumah warga terendam air karena selain intensitas hujan cukup tinggi juga dipengaruhi oleh saluran air yang terbatas atau tidak sebanding menampung debit curah air hujan," ujarnya, Rabu, 13 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mulkan mengatakan, banjir yang terjadi di sejumlah tempat itu hampir terjadi setiap tahun saat musim penghujan dan bahkan bersamaan dengan air laut pasang.
 
Baca juga: 37 Puskesmas dan 19 RS di Kota Semarang Layani Vaksinasi Covid-19
 
Pihaknya kini mengkaji lagi untuk melakukan normalisasi saluran air di daerah yang rawan banjir seperti di pasar Inpres. Karena ketika saluran air dibuka lebih lebar justru mengakibatkan banjir lebih besar.
 
"Alternatif awal akan membuat waduk atau tandon untuk menampung air sehingga tidak langsung ke daerah permukiman penduduk," kata Mulkan.
 
Bupati pun meminta warga di daerah rawan banjir agar tetap memperhatikan kebersihan di saluran air agar tidak ada sampah yang dapat menghambat kelancaran air mengalir ke arah hilir.
 
Sementara Kepala Lingkungan Parit Pekir, Rozi, mengatakan, terdapat 347 rumah penduduk di lingkungannya terendam air dengan ketinggian sekitar satu meter.
 
"Air mulai merendam ratusan rumah penduduk mulai sekitar pukul 04.00 WIB dengan ketinggian mencapai satu meter," ungkapnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif