Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan di Surabaya, Langsung Swab Tes

Nasional Virus Korona libur panjang covid-19 protokol kesehatan
Syaikhul Hadi • 29 Oktober 2020 16:07
Surabaya: Tim Swab Hunter disiagakan di lokasi wisata dan ruang publik di Kota Surabaya, Jawa Timur, selama libur panjang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, pada akhir Oktober 2020. Petugas akan mengawasi dan mengatisipasi kerumunan massa.
 
"Mulai kemarin kita laksanakan pemantauan ini. Jadi, selama cuti bersama pemkot melakukan pengawasan protokol kesehatan di lokasi-lokasi wisata," kata Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto, saat dihubungi, Kamis, 29 Oktober 2020. 
 
Dia menerangkan, Tim Swab Hunter tetap intens melakukan pencegahan penyebaran covid-19 di tempat wisata dan ruang publik. Seperti di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Mangrove Wonorejo dan Medokan Ayu, kawasan Pantai Kenjeran, Jembatan Suroboyo, Taman Suroboyo dan di bawah Jembatan Suramadu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengawasan protokol kesehatan ini dilakukan mulai pagi hingga malam hari. Saat pagi hari, kata Eddy, pengawasan dilakukan oleh jajaran kecamatan bersama OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait. 
 
Baca: Warga Sikka Patuh Protokol Kesehatan saat Ada Petugas
 
"Kecamatan dengan OPD terkait dari pagi sampai pukul 15.00 WIB. Kemudian pukul 15.00 WIB sampai malam, Satpol PP, Linmas dan Dishub," tambahnya. 
 
Apabila ditemukan pelanggar protokol kesehatan, pihaknya langsung melakukan swab tes di lokasi yang telah ditentukan. Jika pagi hari, pelaksanaan swab dilaksanakan di Puskesmas terdekat hingga pukul 13.00 WIB.
 
"Kalau malam, swab berlangsung di lima lokasi yang telah ditentukan," terangnya.
 
Lima titik lokasi itu terletak di Gelanggang Remaja Surabaya, Park and Ride Jalan Mayjend Sungkono, Eks Kantor Kejari Jalan Kasuari, Park and Ride Jalan Arif Rahman Hakim, dan halaman Kantor Kecamatan Tandes.
 
Pengawasan protokol kesehatan tak hanya dilakukan di tempat-tempat wisata. Ruang terbuka publik hingga taman kota juga dilakukan pengawasan.
 
Baca: Gara-gara Peta Digital, Mobil Masuk Jurang di Lembang
 
"Di Taman juga ada petugas DKRTH bersama tim keamanan (Linmas – Satpol PP), serta dibackup dari 31 kecamatan. Karena untuk taman sendiri sementara ini kan masih tutup," jelasnya.
 
Sejak kemarin hingga hari ini, kata Eddy, pengawasan protokol kesehatan di tempat-tempat wisata hingga ruang terbuka publik masih terpantau aman. Namun masih ditemukan beberapa warga yang melanggar protokol kesehatan.
 
"Kita mulai melaksanakan dari kemarin. Kita belum menemukan kejadian-kejadian menonjol, tapi yang melanggar (Prokes) ada, langsung kita swab. Seperti tidak memakai masker," tegasnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif