Warga gabungan LSM menggelar aksi damai di halaman Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mempertanyakan kasus penetapan korban begal jadi tersangka, Rabu, 13 April 2022. ANTARA/Akhyar
Warga gabungan LSM menggelar aksi damai di halaman Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mempertanyakan kasus penetapan korban begal jadi tersangka, Rabu, 13 April 2022. ANTARA/Akhyar

Polisi Diminta Bebaskan Korban Begal yang Ditetapkan Tersangka

Antara • 13 April 2022 12:46
Praya: Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) menggelar aksi untuk mendesak Polres Lombok Tengah membebaskan korban begal S, 34, yang ditetapkan tersangka. S ditetapkan tersangka lantaran menewaskan dua begal di jalan raya Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur.
 
"Bapak Santi (korban begal) ini harus dibebaskan, jangan sampai alibi warga takut melawan kejahatan," kata salah satu perwakilan LSM, Tajir Syahroni di halaman Polres Lombok Tengah, Rabu, 13 April 2022.
 
Baca: Melawan Begal, Korban Malah Ditetapkan Tersangka

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tajir bersama warga lainnya datang untuk memberikan pembelaan kepada korban begal yang telah ditetapkan tersangka oleh penyidik Polres Lombok Tengah. Dia menekankan warga tidak bisa tinggal diam saat menjadi korban kejahatan,
 
"Penjahat itu wajib dilawan, hal itu telah ditunjukkan oleh korban yang berhasil melumpuhkan pelaku begal yang akan mengambil hartanya," jelasnya.
 
Menurutnya korban tidak pernah merencanakan menjadi korban begal dan akan melakukan pembunuhan, sehingga apa yang dilakukan korban itu adalah untuk membela diri. "Masyarakat tidak ada yang mau jadi korban begal," ungkapnya.
 
Sementara Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono, di hadapan masa mengatakan pihaknya berjanji akan memberikan keputusan terbaik bagi masyarakat dan akan memberikan keputusan dalam waktu cepat. "Saya akan berikan keputusan yang terbaik bagi masyarakat," ucap Hery.
 
Sebelumnya Jajaran Satreskrim Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan korban begal S, 34, sebagai tersangka dalam dugaan kasus dua begal yang tewas bersimbah darah di jalan raya Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Minggu dini hari, 10 April 2022.
 
"Penyelidikan kasus ini ditingkatkan menjadi sidik, setelah melakukan pemeriksaan saksi," kata Waka Polres Lombok Tengah, Kompol Ketut Tamiana.
 
Selain menetapkan korban menjadi tersangka dalam dugaan kasus pembunuhan dan penganiayaan, dua teman pelaku begal inisial WH dan HO warga Desa Beleka yang berhasil melarikan diri juga ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus tindak pidana curat.
 

 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif