Proses evakuasi korban longsor di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/5/2022). (ANTARA/M Fikri Setiawan)
Proses evakuasi korban longsor di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/5/2022). (ANTARA/M Fikri Setiawan)

SAR Masih Cari Satu Korban Longsor Cijeruk Bogor

Antara • 22 Mei 2022 11:58
Bogor: Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian satu korban tertimbun longsoran di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dari Sabtu malam hingga Minggu siang.
 
"Korban atas nama Eneng (24) masih dicari, tiga korban meninggal yang sudah ketemu dibawa ke rumah sakit," ungkap Camat Cijeruk, Bangun Septa di sela-sela evakuasi, Minggu, 22 Mei 2022.
 
Hingga pukul 11.00 WIB tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di material longsoran dengan bantuan semprotan air mobil pemadam kebakaran dan alat pemecah batu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tiga korban longsor yang berhasil dievakuasi yaitu Duduh (43), Uum (70) dan Nafis (4). Ketiganya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kramat Jati Jakarta untuk keperluan visum.
 
"Dibawa ke (RS Polri) Kramat Jati jadi untuk visum, sebagai laporan awal untuk tindakan awal kepolisian. Ada permintaan dari keluarga untuk dilakukan visum," terang Bangun.
 
Baca juga: 3 Korban Longsor Cijeruk Bogor Ditemukan Meninggal
 
Menurutnya, para korban yang meninggal dunia akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) wilayah Cijeruk setelah proses visum di RS Kramat Jati.
 
Sementara para korban selamat yang berjumlah lima orang, yakni Hilman, Fitri, Adit, Abay dan Ama mengungsi di rumah sanak saudara karena rumahnya rusak berat akibat terkena material longsoran.
 
Sebelumnya, Penata Bencana Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam, menyebutkan, peristiwa longsor yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB pada Sabtu, 21 Mei 2022, itu menyebabkan dua rumah rusak berat dan dua rumah lainnya rusak ringan.
 
Dua rumah yang rusak berat kondisinya rata dengan tanah karena tertimpa material longsoran berupa batu pondasi penahan tebing dengan tinggi sekitar 6 meter.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif