Salah satu kios pedagang di Kecamatan Moyudan, Sleman yang masih menjual harga minyak goreng di atas HET. (Medcom.id/ahmad mustaqim)
Salah satu kios pedagang di Kecamatan Moyudan, Sleman yang masih menjual harga minyak goreng di atas HET. (Medcom.id/ahmad mustaqim)

Pedagang Tak Mampu Jual Minyak Goreng dengan HET

Nasional kenaikan harga Harga Sembako minyak goreng Yogyakarta
Ahmad Mustaqim • 11 Januari 2022 10:51
Yogyakarta: Penjualan minyak goreng di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih di atas harga eceran tertinggi (HET). Bahkan harganya dua kali lipat di atas HET. 
 
Sumarni, seorang pedagang di Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, mengatakan, menjual minyak goreng kemasan berkisar Rp20 ribu hingga Rp21 ribu per liter. Harga tersebut dua kali lipat dari HET, yakni Rp11 ribu per liter. 
 
"Kalau tidak menjual seharga itu bisa rugi," kata Sumarni di kiosnya, Selasa, 11 Januari 2022. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan, sudah mengambil stok minyak goreng beberapa hari lalu. Pada tingkat distributor, harga belinya juga masih mahal.
 
Baca juga: Cabuli Anak Kandung, Bapak di Sumut Diringkus
 
"Sudah beberapa minggu harganya tinggi. Kalau ambilnya (harganya) sudah tinggi, tidak mungkin jualnya lebih murah," ujar dia.
 
Seorang warga Kulon Progo, Tuti, mengatakan belanja minyak goreng di toko moderen dengan harga  berkisar Rp20 ribu hingga Rp21 ribu per liter. Meski berat, kata dia, tidak ada pilihan lain karena sudah jadi kebutuhan. 
 
"Kalau enggak pakai minyak buat goreng-goreng, mau pakai apa? Harga tinggi kalau adanya itu, ya bagaimana lagi," ungkap dia.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif