Petani Purworejo melakukan penyemprotan untuk membasmi hama wereng batang coklat, Kamis, 14 Mei 2020. Medcom.id/ Bagus Aryo Wicaksono
Petani Purworejo melakukan penyemprotan untuk membasmi hama wereng batang coklat, Kamis, 14 Mei 2020. Medcom.id/ Bagus Aryo Wicaksono

750 Hektare Sawah di Purworejo Diserang Wereng

Nasional hama wereng
Bagus Aryo Wicaksono • 14 Mei 2020 17:00
Purworejo: Pemkab Purworejo bersama petani terus memerangi wereng batang coklat yang telah menyerang sekitar 750 hektare area persawahan. Serangan wereng mulai ditemukan pada masa tanam tahap 2 (April-September 2020).
 
Kepala Dinas Pertanian Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Purworejo, Wasit Diono, menyampaikan serangan hawa wereng sudah ditemukan menyebar di 8 kecamatan. Dari total 29.575 hektare, 750 hektare sudah terserang dan dikhawatirkan menyebabkan gagal panen jika dibiarkan.
 
"Sebarannya di 32 desa di 8 kecamatan, meliputi Kecamatan Pituruh seluas 262 hektare, Grabag 185 hektare, Purwodadi 144 hektare, Ngombol 108 hektare, Bayan 20 hektare, Kaligesing 8 hektare, Bener 3 hektare dan Kutoarjo 20 hektare," kata Wasit saat dikonfirmasi, Kamis, 14 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 4 Pasien Positif Covid-19 Baru di Purworejo dari Klaster Gowa
 
Wasit menuturkan pihaknya bersama petani terus melakukan aksi pengendalian hama setelah ditemukan populasi tinggi di persemaian di atas 200 ekor dalam 10 ayunan jaring dan lebih dari 10 ekor per rumpun pada tanaman berumur 7-14 hari setelah tanam.
 
Pengendalian dilakukan menggunakan pengendali hayati ramah lingkungan Agensia Hayati berupa Jamur antagonis Beauveria bassiana yang bisa menginfeksi wereng. Untuk saat ini pengendalian hama dibantu oleh Laboratorium Pengamatan Hama wilayah Kedu, namun sifatnya hanya stimulan.
 
"Bantuan ini bersifat stimulan sehingga diharapkan petani setelah ini dapat melakukan pengendalian secara mandiri," ujarnya.
 
Bupati Purworejo, Agus Bastian, mengatakan pengendalian hama merupakan bagian penting dalam menentukan keberhasilan produksi hasil pertanian. Pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan agar hama ini tidak meluas.
 
"Kami berharap pengendalian hama ini dapat berlangsung sukses, hal ini penting dilakukan agar ketahanan pangan di Kabupaten Purworejo tetap terjaga," pungkas Bastian.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif