Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Ribuan Pemudik Asal Jakarta di DIY Diawasi

Nasional Virus Korona
Ahmad Mustaqim • 26 Maret 2020 18:37
Yogyakarta: Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengatakan pihaknya tengah mengawasi ribuan orang yang telah mudik ke wilayahnya. Diduga pemudik berasal dari wilayah penyebaran virus korona (covid-19), salah satunya Jakarta.
 
"Akhir-akhir ini berbondong-bondong pendatang masuk ke Jogja karena ada wilayah lain yang ditutup," ujar Sri Sultan di Yogyakarta, Kamis, 26 Maret 2020.
 
Dia memperkirakan ada sekitar 1.000 orang tiba di Yogyakarta. Dia meminta warga yang baru tiba untuk mengisolasi diri selama 14 hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dari isolasi itu akan dilakukan pemeriksaan kesehatan apakah positif atau negatif terhadap virus korona. Tidak kita lakukan di jalan-jalan, tapi ditempat domisili," ujarnya.
 
Baca:Kabupaten Sidoarjo Zona Merah Virus Korona
 
Dia menginstruksikan segera dilakukan pendataan warga di seluruh desa di DIY. Warga dari kawasan zona merah penyebaran virus korona harus diperlakukan sesuai prosedur tetap (protap).
 
"Pendatang ini adalah warga Jogja, tak mungkin tak bisa kembali. Tapi harapan saya kepada bupati, wali kota dan masyarakat, punya kesadaran mengisolasi diri begitu sampai Jogja dan lakukan pemeriksaan," kata dia.
 
Dia berharap kedatangan pemudik tak menambah banyak daftar warga terjangkit virus korona. Apalagi, jumlah kasus virus korona di DIY adalah 18 kasus.
 
"Kami akan membantu warga pendatang untuk memeriksakan, ada rumah sakit di daerah, milik pemerintah maupun swasta," jelasnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif