Ilustrasi. (Foto: Medcom.id/Kuntoro Tayubi)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id/Kuntoro Tayubi)

PDP Meninggal di Indramayu Belum Tes Swab

Nasional Virus Korona
Ahmad Rofahan • 26 Maret 2020 16:44
Indramayu: Satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) di Indramayu Jawa Barat, meninggal, Selasa, 24 Maret 2020. Pasien meninggal, sebelum dilakukan tes swab oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.
 
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid 19, Deden Bonni Koswara, mengungkapkan, pasien datang ke instalasi gawat darurat Rumah Sakit Mitra Plumbon Indramayu, pada Senin sore, 23 Maret 2020, dengan sejumlah keluhan.
 
"Gejalanya panas, batuk berdahak, pilek, sesak napas, nyeri kepala, dan nyeri seluruh badan," ujar Deden, Kamis, 26 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Rapid Test Covid-19 Diminta Jangkau Petugas Medis Puskesmas
 
Atas gejala itu, pihaknya menetapkan pasien tersebut sebagai PDP (pasien dalam pengawasan). Ia kemudian dirujuk ke RSUD Indramayu. Namun pasien itu meninggal selama menunggu proses rujukan.
 
"Karena belum dilakukan tes swab, jadi belum diketahui positif atau negatifnya," ujarnya.
 
Kendati demikian, Deden menambahkan, untuk mengantisipasi dampak dari peristiwa itu, pihaknya sudah melakukan penelusuran dan pemantauan terhadap keluarga maupun orang yang sempat kontak dengan pasien sesuai prosedur.
 
"Selama 14 hari ke depan, akan diambil langkah-langkah selanjutnya sesuai protap surveillance yang sudah ditetapkan," pungkasnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif