Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan). Medcom.id/Amaluddin
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan). Medcom.id/Amaluddin

34,2 Persen OTG di Jatim Positif Covid-19

Nasional Virus Korona virus corona
Amaluddin • 22 Mei 2020 04:56
Surabaya: Rasio kasus positif terjangkit virus korona (covid-19) dari orang tanpa gejala (OTG) dari 21 meningkat jadi 34,2 persen di Jawa Timur. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut ini dinamika baru penyebaran covid-19 di Jatim.
 
"Hari ini saja saya lihat dinamikanya. Tadinya 21 persen OTG, itu potensial terkonfirmasi positif. Lalu naik lagi 26 persen, dan naik lagi 34,2 persen," kata Khofifah, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis malam, 21 Mei 2020.
 
Khofifah mencontohkan, sebanyak 31 kasus baru covid-19 di Kabupaten Probolinggo 100 persen OTG. Mereka terkonfirmasi positif covid-19 dari hasil tes swab polymerase chain reaction (PCR) walau sehat tanpa gejala. Sebanyak 311 kasus covid-19 baru di Surabaya, sebanyak 34,2 persen di antaranya OTG.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"OTG ini yang justru berbahaya dan perlu diwaspadai. Kasusnya terus meningkat dibandingkan sebelum-sebelumnya," kata Khofifah.
 
Tingginya kasus OTG terkonfirmasi positif covid-19, berbanding lurus dengan orang yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Jatim, setiap penambahan pasien korona baru dari ODP hanya sebanyak 12,4 persen.
 
Oleh karena itu, Khofifah meminta masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan. Caranya dengan menggunakan masker, bila perlu kaos tangan. "Kalau OTG kemudian potensial terkonfirmasi positif, kita bisa membayangkan betapa kewaspadaan kita harus ditingkatkan," jelasnya.

OTG positif covid-19 ditemukan di pasar


Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi, menambahkan pasien OTG diketahui positif covid-19 setelah menjalani tes cepat dan tes swab PCR atas inisiatif mandiri. Ada juga kasus OTG positif covid-19 saat rapid test di klaster pasar.
 
"Sebagian mereka dengan sendirinya meminta untuk dites Swab PCR. Dia datang karena merasa pernah kontak dengan orang yang dicurigai terindikasi. Lalu mereka periksa dan hasilnya positif covid-19," kata Joni.
 
Ketua Tim Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jatim, Kohar Hari Santoso, mengakui pasien OTG ditemukan di beberapa pasar Jatim. Salah satunya pasar di Kabupaten Bojonegoro.
 
"Karena ada kasusnya (terkonfirmasi positif). Orangnya masih bisa ke pasar, terus di rapid test ternyata reaktif, lalu tes swab ketemulah dia positif," kata Kohar.
 
Pasien OTG yang terkonfirmasi positif covid-19 diinstruksikan isolasi mandiri agar tidak menulari warga lain. Meski mereka tidak merasakan gejala klinis covid-19.
 
Pemprov Jatim telah menyediakan beberapa tempat isolasi bagi pasein OTG, salah satunya di rumah sakit darurat di gedung Puslitbang Humaniora milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Jalan Indrapura Surabaya.
 
"Di sama ada ruang perawatan berupa tenda untuk menampung pasien OTG, dan pasien gejala ringan agar bisa mendapat perawatan maksimal," tandasnya.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif