Jumpa pers Royal Jogja Sand Dunes Geospasial Run 2019
Jumpa pers Royal Jogja Sand Dunes Geospasial Run 2019

1.428 Pelari Bakal Meriahkan Royal Jogja Sand Dunes Geospasial Run

Nasional lomba lari
Patricia Vicka • 25 Oktober 2019 20:35
Yogyakarta: Yogyakarta tak pernah kehabisan acara unik dan menarik. Minggu, 27 Oktober 2019 bakal digelar lomba lari diatas gumuk pasir di Pantai Parangtritis Yogyakarta. Sebanyak 1.428 pelari bakal berpartisipasi dalam kompetisi bertajuk Royal Jogja Sand Dunes Geospasial Run 2019.
 
Royal Jogja Sand Dunes Geospasial Run 2019 adalah sebuah perlombaan lari yang diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) dalam rangka perayaan 50 tahun. Acara ini menggabungkan antara adventure dengan wisata.
 
"Lomba lari ini unik, karena peserta lari di atas gumuk pasir Parangtritis. Sambil lari, bisa sambil melihat keindahan laut selatan dan merasakan sejuknya pantai," ujar Kepala BIG Hasanuddin Zainal Abidin saat jumpa pers di Yogyakarta, Jumat, 25 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lomba terbagi menjadi dua kategori jarak tempuh yakni 6 K dan 10 K. Perlombaan akan dimulai pukul 06.00 WIB. Rute lintasan pelari akan dimulai dari Geomaritim Science Park (PGSP) Gumuk Pasir melewati Jalan Jalur Llintas Selatan (JJLS) kemudian tembus ke lorong cemara.
 
"Para peserta akan melewati track yang bertekstur campuran antara semen, pasir, aspal, dan bebatuan pantai," kata Hasan.
 
Race Direktur Acara Mian Tobing mengatakan sebagian besar peserta mengambil rute 6 K. Tercatat sudah ada 1.194 orang yang mendaftar di ajang 6 K. Ia berharap agar peserta sudah tiba di titik start jam 05.00 pagi.
 
"Nanti peserta daftar ulang terlebih dahulu. Jangan sampai telat. Sebelum ikut lomba lari, rajin latihan lari supaya napasnya kuat," kata Mian.
 
Panitia juga menyediakan bus untuk mengangkut peserta. Titik kumpul bus dari halaman Jogja Nation Museum (JNM). Bus yang disediakan terbatas dan hanya berjumlah tujuh buah.
 
"Bus berkapasitas 48 orang. Bus berangkat jam 03.00 WIB. Peserta yang mau ikut bus, wajib mendaftar dulu ke panitia. Kami buka pendaftaraan di Jogja Nation Museum," kata dia.
 
Perwakilan Keraton Yogyakarta Kanjeng Pangeran Hario (KPH) Wironegoro mengatakan Ajang lari ini bertujuan untuk memperkenalkan Gumuk Pasir Parangtritis yang merupakan bukit pasir terluas di Asia Tenggara.
 
"Gumuk Pasir itu fenomena alam yang unik dan layak menjadi pusat wisata. Maka harus dipromosikan luas untuk menarik wisatawan kesini," kata menantu Sri Sultan Hamengku Buwana X ini.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif