Ilustrasi. (Foto: MI/Immanuel Antonius)
Ilustrasi. (Foto: MI/Immanuel Antonius)

Bos Pembalakan Liar di Jambi Ditangkap

Nasional pembalakan liar
Medcom • 25 Oktober 2019 10:45
Jambi: Tim gabungan kepolisian Jambi menangkap pelaku pembalakan liar kawasan hutan di Jambi. Pelaku merupakan Direktur PT Tegar Nusantara Indah (TNI) berinisial RP alias Apeng.
 
"Saat ini Apeng ditahan di Rutan Mapolda Jambi karena terbukti perusahaannya membawa kayu gelonggongan tanpa izin ke luar Jambi," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Jambi, Kombes Thien Tabero, melansir Antara, Jumat, 25 Oktober 2019.
 
Sebelum Apeng, polisi terlebih dulu menangkap FD dan RK yang bertugas mengangkat kayu gelondongan ke tempat penampungan di sisi sungai atau logpon Desa Pulau Mentaro. Kayu-kayu ilegal itu kemudian diangkut dengan mobil truk milik PT Tegar Nusantara Indah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam perjalanan, angkutan kayu diberhentikan tim di kawasan Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi. Muatan kayu disita berikut dengan truk yang tak dilengkapi dokumen resmi.
 
"Barang bukti sudah ditinggalkan pelaku. Ada empat tumpukan kayu jenis meranti dan rimbah campuran tanpa dokumen hasil hutan berjumlah 94 batang dengan volume 57,25 m3. Total barang bukti kayu gelondongan sebanyak 136 batang atau dengan volume 57,25 M3," beber Thein.
 
Dalam kasus tersebut polisi juga masih memburu HK dan memasukkannya ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) lantaran memerintahkan FD dan RK untuk membawa kayu gelondongan itu.
 
Lebih lanjut dia menjelaskan PT TNI hanya memiliki izin pengelolaan hasil hutan yang tidak termasuk pengangkutan kayu. Guna penyidikan, pihaknya akan memanggil saksi guna menelusuri dokumen perizinan pengangkutan kayu.
 
"Meski izinnya ada, akan masih ada ketentuan yang lain seperti apa yang boleh dilakukan terutaman izin ekspornya, karena PT TNI bergerak di bidang ekspor" kata Thien.
 
Para tersangka akan dijerat dengan pasal yang dilanggar yaitu Pasal 88 ayat (1) huruf a Jo pasal 16 UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan pengrusakan hutan dan atau pasal 88 ayat (1) huruf a Jo pasal 16 UU Nomor 18 Tahun 2013. (Shah Alam Pandu)

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif