Palembang: Dua tersangka pembunuh adik kandung Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) bernama Arwan dan Ariansyah terancam hukuman mati. Keduanya sudah ditangkap dan dibawa ke Polda Sumsel.
“Kedua pelaku dikenakan Pasal 340 KUHPidana Subsider Pasal 338 KUHPidana Lebih Subsider Pasal 170 Ayat 2 KUHPidana dan Pasal 351 Ayat (2) KUHPidana dengan ancaman penjara seumur hidup atau hukuman mati,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Anwar Reksowidjojo, Jumat, 8 September 2023.
Anwar mengatakan kedua kedua tersangka ditangkap Tim Gabungan Jatanras Polda Sumsel dan Polres Muratara di Desa Batu Kucing pada 6 September 2023 lalu.
"Dari keterangan tersangka mereka ingin menyerahkan diri. Tetapi karena takut di massa mereka memutuskan untuk kabur ke hutan di Desa Batu Kucing," ungkapnya.
Dia menjelaskan, dalam peristiwa tersebut dua orang menjadi korban. Di mana korban Muhammad Abadi adik kandung Bupati Muratara tewas. Sedangkan korban lain atas nama Deki mengalami luka berat.
“Korban Deki saat ini masih dirawat di rumah sakit Muratara," ujarnya.
Palembang: Dua tersangka
pembunuh adik kandung Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) bernama Arwan dan Ariansyah terancam
hukuman mati. Keduanya sudah ditangkap dan dibawa ke Polda Sumsel.
“Kedua pelaku dikenakan Pasal 340 KUHPidana Subsider Pasal 338 KUHPidana Lebih Subsider Pasal 170 Ayat 2 KUHPidana dan Pasal 351 Ayat (2) KUHPidana dengan ancaman penjara seumur hidup atau hukuman mati,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum
Polda Sumsel, Kombes Pol Anwar Reksowidjojo, Jumat, 8 September 2023.
Anwar mengatakan kedua kedua tersangka ditangkap Tim Gabungan Jatanras Polda Sumsel dan Polres Muratara di Desa Batu Kucing pada 6 September 2023 lalu.
"Dari keterangan tersangka mereka ingin menyerahkan diri. Tetapi karena takut di massa mereka memutuskan untuk kabur ke hutan di Desa Batu Kucing," ungkapnya.
Dia menjelaskan, dalam peristiwa tersebut dua orang menjadi korban. Di mana korban Muhammad Abadi adik kandung Bupati Muratara tewas. Sedangkan korban lain atas nama Deki mengalami luka berat.
“Korban Deki saat ini masih dirawat di rumah sakit Muratara," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WHS)