Pemerintah Segera Revitalisasi Perguruan Tinggi Rusak di Sulteng

Antara 08 November 2018 20:08 WIB
Gempa Donggala
Pemerintah Segera Revitalisasi Perguruan Tinggi Rusak di Sulteng
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir. Medcom.id/Intan Yunelia.
Palu: Pemerintah merevitalisasi sejumlah perguruan tinggi yang rusak terdampak gempa di Sulawesi Tengah dan Lombok, Nusa Tenggara Barat. Revialsasi tersebut diharap segera memulihkan peran kampus.

"Peran perguruan tinggi yang dibawah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, kami lakukan revitalisasi," kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir di Palu, Kamis, 8 November 2018.

Nasir menjelaskan, bangunan perguruan tinggi yang rusak karena terdampak guncangan gempa segera diperbaiki dalam waktu dekat. Pemerintah juga sedang mengkaji biaya untuk melakukan revitalisasi tersebut.


"Bangunan-bangunan yang roboh diguncang gempa, akan direvitalisasi. Anggarannya sudah diajukan untuk tahun 2019," jelas Nasir.

Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi telah menyusun dan mengajukan anggaran revitalisasi perguruan tinggi negeri dan swasta yang terdampak gempa. Perguruan tinggi di Sulawesi Tengah, Universitas Tadulako misalkan, akan diperbaiki atau direvitalisasi dengan anggaran kurang lebih senilai Rp283 miliar.

"Contoh seperti Universitas Tadulako, kami siapkan anggaran senilai Rp283 miliar untuk pemulihan kembali kampus tersebut, untuk perbaikan gedung-gedung yang rusak," jelas Nasir.

Selain merevitalisasi perguruan tinggi, Kemenristekdikti juga menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa korban gempa, likuefaksi dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Pemerintah melalui kementerian tersebut telah menyalurkan 4.000 beasiswa untuk mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta di Lombok.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id