Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan menemukan jasad nelayan Lebak bernama Jarman (40) yang hilang setelah kapalnya terbalik diterjang ombak di Perairan Binuangen dalam kondisi meninggal dunia. ANTARA/HO-Basarnas Banten
Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan menemukan jasad nelayan Lebak bernama Jarman (40) yang hilang setelah kapalnya terbalik diterjang ombak di Perairan Binuangen dalam kondisi meninggal dunia. ANTARA/HO-Basarnas Banten

Nelayan Hilang di Perairan Binuangen Ditemukan Meninggal

Antara • 31 Agustus 2022 14:55
Lebak: Tim Pencarian dan Pertolongan (Search And Rescue/SAR) gabungan menemukan nelayan asal Lebak bernama Jarman (40) dalam kondisi meninggal dunia, Rabu, 31 Agustus 2022, setelah korban dinyatakan hilang akibat kapal yang ditumpangi terbalik diterjang ombak di perairan Binuangen.
 
"Kami evakuasi jenazah Jarman, warga Wanasalam, ke Puskesmas Binuangen dan diserahkan kepada keluarganya," kata Kepala Basarnas Banten Adil Triyanto di Lebak, Rabu.
 
Tim SAR gabungan pada hari kedua pencarian menemukan jenazah Jarman sekitar pukul 10.40 WIB sejauh 4 kilometer dari lokasi kejadian kecelakaan laut.

Kegiatan pencarian korban melibatkan personel Basarnas Banten, BPBD Lebak, HNSI Binuangen, BMKG Serang, Polairud Binuangen, TNI, Polri, relawan, warga, dan nelayan setempat. Mereka melakukan pencarian dengan pola creeping pada radius 3 mil laut dari lokasi kejadian dengan pencarian area seluas 24 mil laut dan panjang pencarian 22.04 mil laut.
 
Baca juga: 6 Penumpang Perahu Tanpa Nama di NTT Hilang di Perairan Naikliu

Selain itu juga melakukan pencarian dengan penyisiran pantai dari Muara Binuangeun ke arah barat dan timur sejauh masing-masing 1,5 kilometer.
 
"Dengan pola pencarian seperti itu, akhirnya tim SAR gabungan menemukan jasad Jarman dalam kondisi sudah meninggal dunia," kata Adil.
 
Menurut dia, kecelakaan laut yang dialami nelayan Kabupaten Lebak terjadi pada Senin malam, 29 Agustus 2022, setelah Kapal Motor Bintang mengalami mati mesin dan kemudian diterjang gelombang besar hingga terhempas.
 
Dalam peristiwa, dua rekan awak kapal bernama Iwan (45) dan Aming (43) selamat setelah dievakuasi tim SAR.
 
Adil Triyanto mengingatkan nelayan pesisir Kabupaten Lebak agar mewaspadai potensi terjadinya gelombang dengan ketinggian antara 2,5 sampai 4.0 meter.
 
"Dengan penemuan jasad Jarman, tim SAR dibubarkan dan kembali kesatuan masing-masing," ujar Adil.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan