Sejumlah warga melihat letusan Gunung Slamet, di Dusun Bambangan, Karangreja, Purbalingga, Jateng, Rabu (17/9/2014) - ANT/Idhad Zakaria
Sejumlah warga melihat letusan Gunung Slamet, di Dusun Bambangan, Karangreja, Purbalingga, Jateng, Rabu (17/9/2014) - ANT/Idhad Zakaria

Siang hingga Sore, Gunung Slamet Alami 11 Letusan

Afwan Abdul Basit • 17 September 2014 20:20
medcom.id, Jakarta: Gunung Slamet kembali bergelora hari ini (17/9/2014) setelah empat lalu tenang. Abu kelabu kehitaman dari puncak tak henti-hentinya menyembur ke udara.
 
Dentuman terdengar puluhan kali. Getaran terasa tak habis-habis.
 
Berdasarkan data terbaru PVMBG pada pukul 12.00 hingga 18.00 WIB hari ini, terjadi 11 kali letusan abu warna kelabu kehitaman tebal setinggi 700-1.200 meter ke arah Selatan. Lontaran material pijar setinggi 300-500 dari puncak.

"Terdengar 6 kali suara dentuman sedang hingga kuat," kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Surono, melalui pesan singkat, malam ini.
 
Selain itu, data seismik menunjukkan terjadi 29 kali getaran hembusan di gunung setinggi 3.428 mdpl itu. Adapun getaran letusan terjadi 11 kali dan tremor garmonik sebanyak dua kali.
 
"Tidak terekam gempa-gempa vulkanik dalam dan vulkanik dangkal," ujar Surono.
 
Meski terus meningkat, aktivitas Gunung Slamet masih siaga atau level III. "Masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 4 kilometer puncak Slamet," kata dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JCO)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>