Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji saat mengecek salah satu senpi rakitan yang diamankan. (ANTARA/HO/Polres Merauke)
Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji saat mengecek salah satu senpi rakitan yang diamankan. (ANTARA/HO/Polres Merauke)

5 Pucuk Senjata Api Rakitan Disita Polisi Merauke dari 3 Tersangka

Nasional senjata api senjata ilegal senjata rakitan
Antara • 01 Maret 2021 11:34
Jayapura: Kepolisian Resor Merauke, Papua, mengamankan lima pucuk senjata api rakitan beserta tiga orang terduga pembuatnya di wilayah setempat. Tak cuma itu, polisi juga menyita teleskop, peredam, dan 38 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter.
 
"Memang benar ada dua kali penangkapan termasuk dua orang yang ditangkap Senin dini hari, 1 Maret 2021, beserta dua pucuk senpi yang dimilikinya," kata Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji, melansir Antara.
 
Dijelaskannya, penangkapan yang dilakukan personel Polres Merauke setelah melakukan penyelidikan intensif hingga mengamankan pembuat senjata api rakitan. Tersangka mampu membuat senpi rakitan berkualitas baik laras panjang maupun pendek dengan alat yang mereka punya.
 
Lantaran berkualitas baik, polisi mencurigai pembuatan senjata bukan untuk berburu sebagaimana keterangan para perakit yang kini ditahan di Mapolres Merauke. Pihaknya pun masih mendalami kasus tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Penyintas Covid-19, Wawali Kota Bandung Siap Terima Vaksin
 
"Mereka juga mampu membuat senjata angin atau senjata berburu menjadi senjata mematikan seperti yang dimiliki TNI-Polri," kata Untung.
 
Pemeriksaan terhadap ketiganya masih dilakukan oleh penyidik dan anggota di lapangan juga masih terus menyelidiki kemungkinan lainnya.
 
Ketika ditanya identitas ketiganya serta lokasi penangkapan, Untung enggan mengungkap seraya menyatakan itu demi kepentingan penyelidikan. Namun di antara ketiganya memang ada yang baru datang ke Merauke.
 
"Kami juga belum bisa memastikan mereka ini dari kelompok mana dan apakah tujuannya membuat senpi rakitan dengan kualitas prima, karena semua masih didalami," jelas dia.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif