Mobil yang mengangkut ribuan bungkus rokok ilegal di Turen, Malang, Jawa Timur. (Foto: Dok. Bea Cukai Malang)
Mobil yang mengangkut ribuan bungkus rokok ilegal di Turen, Malang, Jawa Timur. (Foto: Dok. Bea Cukai Malang)

Bea Cukai Malang Sita Ribuan Bungkus Rokok Ilegal

Nasional rokok ilegal
Antara • 10 Oktober 2019 14:05
Malang: Bea Cukai Malang menyita ribuan bungkus rokok ilegal dari salah satu mobil di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu malam, 9 Oktober 2019. Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Rudy Hery Kurniawan, mengatakan ada 6.500 bungkus berisikan 129.600 batang rokok ilegal yang disita petugas.
 
"Dalam operasi tersebut, petugas menemukan barang kena cukai berupa hasil tembakau jenis sigaret kretek mesin (SKM) berbagai merek tanpa dilekati pita cukai," kata Rudy saat dikonfirmasi, Kamis, 10 Oktober 2019.
 
Rudi menjelaskan awalnya petugas Bea Cukai Malang memperoleh informasi dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman rokok ilegal di daerah Turen dengan menggunakan mobil berwarna silver.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari informasi tersebut, petugas kemudian bergerak menuju titik yang akan dilalui oleh target. Setelah menunggu beberapa jam, petugas mendapati target operasi melintas.
 
"Sekitar pukul 20.00 WIB setelah kami melihat target melintas, segera kami lakukan pencegatan," jelas Rudi.
 
Dari hasil operasi tersebut, kerugian negara yang ditimbulkan ditaksi sebesar Rp61 juta. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penelitian lebih lanjut.
 
Rudy menegaskan kedepannya, Bea Cukai Malang akan terus menindaklanjuti setiap informasi dan laporan dari masyarakat mengenai peredaran rokok ilegal di wilayah Malang Raya.
 
Dengan ini diharapkan peredaran rokok ilegal di wilayah Malang Raya dapat ditekan. Tentunya hal tersebut dapat memberi dampak positif terhadap penerimaan negera dari sektor cukai.
 
"Perlu diperhatikan bahaya dan kerugian yang ditimbulkan bilamana rokok ilegal marak beredar. Hal tersebut dapat memberikan dampak buruk terhadap masyarakat dan pengusaha legal, serta kepada perekonomian daerah maupun negara," pungkas Rudy.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif