Ilustrasi--Tugu Yogyakarta yang menjadi ikon Kota Yogyakarta (24/11/21) (ANTARA/Eka AR)
Ilustrasi--Tugu Yogyakarta yang menjadi ikon Kota Yogyakarta (24/11/21) (ANTARA/Eka AR)

Pemerintah DIY Aktifkan 3 Pos Pemeriksaan saat Libur Nataru

Nasional pariwisata daerah natal dan tahun baru pandemi covid-19 protokol kesehatan Penyekatan PPKM Darurat
Ahmad Mustaqim • 22 Desember 2021 14:55
Yogyakarta: Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengaktifkan tiga pos pemeriksaan di perbatasan daerah Sleman (Prambanan dan Tempel) serta Kulon Progo (Temon).
 
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengatakan petugas gabungan telah dikoordinasikan untuk menjaga tiga pos selama momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).
 
"Pos pemeriksaan itu didirikan kepolisian dengan melibatkan lintas sektor. Jadi nanti ada petugas Dinas Perhubungan di sana," kata Dwipanti saat dihubungi, Rabu, 22 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 33 Ribu Anak 6-11 Tahun di Kota Sukabumi Jadi Sasaran Vaksinasi
 
Dia menjelaskan petugas akan memeriksa kelengkapan syarat perjalanan bagi semua angkutan pribadi. Mulai dari bukti telah vaksin, surat hasil tes deteksi covid-19, serta skrining dengan aplikasi peduli lindungi.
 
Menurutnya syarat vaksin lengkah wajib dipenuhi bagi pelaku perjalanan Jawa-Bali. Selain itu juga harus melengkapi surat keterangan negatif hasil tes antigen.
 
"Ini sesuai panduan pelaksanaan perjalanan darat dalam negeri selama periode libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, melalui Surat Edaran Nomor 109 Tahun 2021 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan," jelasnya.
 
Dia mengatakan Dinas Perhubunga DIY juga mendirikan pos pemeriksaan di beberapa jalan protokol untuk memantau mobilitas pelaku perjalanan. Pos tersebut akan memeriksa angkutan umum serta kendaraan rombongan wisatawan. Kendaraan yang lolos pemeriksaan akan ditandai stiker.
 
"Kalau enggak ada stiker ya berarti itu belum diskrining. Dia tidak masuk di simpul juga, kalau tidak ada stiker. Jadi ya waspadalah masyarakat sekitarnya kalau mungkin kedatangan bus yang belum distiker," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif