Ilustrasi. (ANTARA)
Ilustrasi. (ANTARA)

Ganjar Minta Operasi Pasar Minyak Goreng Terus Dilanjutkan

Nasional kenaikan harga minyak goreng jawa tengah Ganjar Pranowo
Media Indonesia.com • 11 Januari 2022 07:56
Semarang: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memerintahkan operasi pasar minyak goreng di berbagai daerah terus dilanjutkan untuk menekan harga di pasaran yang masih tinggi dan membebani warga.
 
"Saya sudah minta operasi pasar minyak goreng tetap dilanjutkan agar dapat menekan harga yang masih tinggi di pasaran," kata Ganjar, Senin, 10 Januari 2022.
 
Ketika banyak keluhan harga minyak goreng tinggi dan bertahan cukup lama, lanjut Ganjar, langsung diperintahkan operasi pasar di 24 daerah di Jawa Tengah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah menggelontorkan sebanyak 70.000 liter dengan harapan dapat lebih menekan harga minyak goreng saat itu. Selain itu diperintahkan juga Tim Pengendalian Inflasi Daerah (KPID), agar inflasi di Jawa Tengah tetap terkendali. 
 
Baca juga: BMKG Prediksi Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
 
"Saat ini baru minyak goreng yang dilakukan operasi pasar, karena terlalu lama naiknya hingga menyusahkan warga," tambahnya.
 
Namun jika melihat secara keseluruhan, ungkap Ganjar, harga semua komoditas masih terkendali seperti telur dan cabai yang melonjak sebelum natal berangsur turun, sehingga diharapkan dengan terus dilakukan operasi pasar harga dapat terkendali. 
 
Sementara itu pemantauan di beberapa pasar tradisional di pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Grobogan, Kudus, dan Jepara, harga minyak goreng masih tinggi capai Rp19.000-Rp22.000 per liter. Harga tersebut di atas harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan pemerintah Rp14.000 per liter. 
 
Meski dilakukan operasi pasar dengan digelontorkan 70.000 liter di 24 Kabupaten dan kota, namun belum mampu menekan harga minyak goreng di pasar. 
 
"Kami tidak bisa turunkan harga minyak goreng karena harga tebus di distributor masih tinggi diatas Rp18.000 per liter," ujar Chayana, 48, pedagang sembako di Pasar Johar Semarang.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif