Beberapa Ibu rumah tangga sedang mencairkan BNPT di e-warung (Foto / Metro TV)
Beberapa Ibu rumah tangga sedang mencairkan BNPT di e-warung (Foto / Metro TV)

Pejabat Dinsos Mojokerto Diperiksa Terkait Dugaan Penyelewengan BPNT

Clicks.id • 19 Mei 2022 11:33
Mojokerto: Polres Mojokerto mencium adanya dugaan kasus pelanggaran Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) yang terjadi di dua kecamatan. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Mojokerto, Try Rahardjo Mardianto, pun dipanggil polisi.
 
Try Rahardjo membenarkan pada surat pemanggilan itu pihak dinsos diminta menugaskan dua staf untuk memenuhi panggilan pemeriksaan. Kemudian dirinya menugaskan dua staf yang membidangi BPNT salah satunya.
 
"Masih belum tahu hasilnya apa. Iya benar terkait BPNT," terang Try, Rabu, 18 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dugaan pelanggaran BPNT itu terjadi di Kecamatan Jatirejo. Ada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan sampo sachet, minyak goreng, dan mi instan. Namun nota yang diberikan tidak sama dengan barang yang diterima.
 
Baca juga: Perekaman Lokasi Rumah Penerima Bansos di Tangsel Capai 77 Persen
 
Tak hanya itu, polisi juga menemukan adanya dugaan Koordinator Kecamatan (Korcam) PKH Kecamatan Kutorejo, Slamet Hariyanto, merangkap sebagai supplier atau pemasok komoditas BPNT agen dan e-warung.
 
Try Rahardjo menjelaskan, persoalan ini masih terus didalami dengan menerjunkan tim khusus dari dinsos dan telah memeriksa 10 KPM. Namun menurut dia, berdasarkan laporan tim tersebut belum ditemukan dugaan penyelewengan.
 
"Makannya izin kami untuk menelusuri lebih lanjut," tambahnya.
 
Sementara, Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Gondam Pringgandoni belum memberikan keterangan terkait dugaan kasus itu.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif