Ilustrasi praktik usaha penampungan bahan bakar minyak (BBM) secara ilegal. Foto: Branda ANTARA
Ilustrasi praktik usaha penampungan bahan bakar minyak (BBM) secara ilegal. Foto: Branda ANTARA

Kapolda Sumsel Ancam Pecat Oknum Polisi Terlibat Penimbunan BBM Ilegal

Antara • 28 September 2022 12:34
Sumsel: Kapolda Sumatra Selatan Irjen Pol Toni Harmanto bakal memecat siapa pun anggotanya yang terbukti terlibat praktik usaha penampungan bahan bakar minyak (BBM) secara ilegal.
 
"Itu adalah komitmen saya sejak menjadi kapolda di sini (Sumsel), diberikan (sebagai hukuman) kepada setiap anggota yang terbukti melanggar," kata Toni di Palembang, Rabu, 28 September 2022.
 
Toni mengemukakan hal itu menanggapi terungkapnya usaha penampungan BBM ilegal di Kabupaten Ogan Ilir yang terbakar dan meledak pada Senin, 26 September 2022. Diduga ada oknum anggota polisi yang terlibat dalam usaha penampungan BBM di Sumsel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Toni memastikan proses penyelidikan peristiwa tersebut berlangsung secara profesional dan proporsional. Tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus dan tim Laboratorium Forensik Polda Sumsel secara intensif mendampingi Satreskrim Kepolisian Resor Ogan Ilir memeriksa tempat kejadian perkara setelah peristiwa kebakaran itu.
 
"Semua akan diproses hukum. Tunggu, itu masih dalam penyelidikan," ujarnya.
 
Baca: Penimbun dan Penjual Solar Bersubsidi ke Industri Ditangkap

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Regan Kusuma Wardani mengatakan sebuah gudang penyimpanan BBM di Jalan Lintas Palembang-Prabumulih, Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, terbakar pada Senin, 26 September 2022, sekitar pukul 21.00 WIB.
 
Tim labfor didampingi personel Ditreskrimsus Polda Sumsel melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab terbakarnya gudang penampungan BBM diduga ilegal itu. Kasus tersebut menjadi perhatian Kapolda Sumsel Irjen Polisi Toni Harmanto.
 
Saat ini pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap pemilik gudang penampungan BBM yang diketahui berinisial Y, warga Ogan Ilir, guna proses penyelidikan. Polisi mengimbau warga setempat untuk menjauh dari lokasi tempat kejadian supaya terhindar dari adanya ledakan BBM.
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif