Komandan Polisi Militer Kodam (Pomdam) IV/ Diponegoro Kolonel Rinoso Budi saat memberi keterangan di RS Bhayangkara Semarang, Kamis, 28 Juli 2022. ANTARA/ I.C.Senjaya
Komandan Polisi Militer Kodam (Pomdam) IV/ Diponegoro Kolonel Rinoso Budi saat memberi keterangan di RS Bhayangkara Semarang, Kamis, 28 Juli 2022. ANTARA/ I.C.Senjaya

Kasus Kopda Muslimin Disebut Masih di Ranah Peradilan Umum

Antara • 28 Juli 2022 17:23
Semarang: Komandan Polisi Militer Kodam (Pomdam) IV/Diponegoro, Kolonel Rinoso Budi, mengatakan kasus penembakan Rina Wulandari yang diotaki suaminya sendiri, Kopda Muslimin, masih berada di ranah peradilan umum.
 
"Belum ada pelimpahan, meski pengakuan saksi-saksi mengarah ke Kopda Muslimin," kata Rinoso di Semarang, Kamis, 28 Juli 2022.
 
Baca: Jadi Dalang Pembunuhan Istrinya, Kopda Muslimin Kini Ditemukan Tak Bernyawa

Dia menjelaskan dengan demikian, penyidikan kasus penembakan masih berada di ranah Polri. Adapun berkaitan dengan kronologis kematian Kopda Muslimin di rumah orang tuanya, kata dia, masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
 
"Barang bukti dan saksi masih akan diperiksa, tentunya membutuhkan waktu," jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya Rinoso mengatakan hasil autopsi terhadap jenazah Kopda Muslimin memastikan kematian akibat keracunan.
 
Meski demikian, kata dia, masih dibutuhkan pemeriksaan lanjutan berupa patologi anatomi dan pemeriksaan laborarorium toksikologi untuk membuktikannya.
 
Rinoso menyebut pemeriksaan lanjutan membutuhkan waktu sekitar dua hingga empat minggu.
 
Sebelumnya Kopda Muslimin diduga menjadi otak penembakan istrinya sendiri, Rina Wulandari, pada 18 Juli 2022 di depan rumahnya di Jalan Cemara III, Kota Semarang.
 
Kopda Muslimin ditemukan meninggal di dalam kamar oleh ayahnya bernama Mustaqim. Kopda Muslimin pulang ke rumah orang tuanya pada Kamis pagi dan sempat meminta maaf atas kesalahan yang dilakukannya.
 
Jenazah Kopda Muslimin dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk diautopsi.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif