Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

3 Kabupaten di NTT Tetapkan KLB DBD

Nasional demam berdarah
Antara • 09 Februari 2020 13:45
Kupang: Sebanyak tiga kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menyatakan status kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah dengue (DBD). Sebanyak 1.096 kasus DBD tercatat terjadi di NTT.
 
"Saat ini sudah ada tiga kabupaten yang sudah menetapkan status KLB, yakni Lembata, Sikka dan Kabupaten Alor," kata Kepala Dinas Kesehatan NTT Dominikus Minggu Mere, melansir Antara, Minggu, 9 Februari 2020.
 
Dominikus mengatakan penetapan status KLB setelah adanya laporan terkait jumlah penderita dan pasien meninggal akibat DBD di tiga kabupaten. Dia menuturkan jumlah korban lebih tinggi ketimbang tahun sebelumnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan jumlah penderita DBD di kabupaten Sikka mencapai 433 kasus, Lembata 107 kasus dan Lembata 98 kasus. Sementara korban meninggal di Kabupaten Sikka mencapai empat orang, dan di Lembata satu orang, dan Alor sebanyak dua orang.
 
"Pemerintah di tiga kabupaten itu juga sudah mengerahkan seluruh personelnya untuk penanganan kasus ini," ujar dia.
 
Dominikus menerangkan bantuan untuk tiga daerah itu sudah didistribusikan. Pihaknya telah mengirimkan dokter ahli anak, dokter ahli patologi klinis dan dokter ahli penyakit dalam, serta abate, plasma darah, dan dalmalatian untuk fogging (pengasapan).
 
Dia mengungkap jumlah kasus DBD di NTT mencapai 1.096 kasus dengan korban meninggal mencapai 13 orang. Jumlah ini mengalami peningkatan dari sebelumnya, yang hanya mencapai 903 orang dengan korban meninggal mencapai 12 orang.
 
Sementara itu, Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur telah menetapkan status waspada serangan penyakit DBD. Tiga anak meninggal, dengan jumlah kasus mencapai 193 di Kota Kupang.
 
"Serangan DBD di Kupang belum sampai pada tahap status KLB DBD. Penyebaran penyakit DBD masih pada level waspada," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Sri Wahyuningsih.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif