Makassar: Sebanyak 26 orang kru dari Kapal Penumpang (KM) Lambelu yang sandar di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, dinyatakan positif covid-19. Hal tersebut diketahui setelah 42 kru diperiksa oleh tim gugus percepatan penanganan virus korona Sulsel.
"Laporan yang masuk ada 26 orang awak kapal Lambelu yang dinyatakan positif hari ini," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Ichsan Mustari di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu malam, 12 April 2020.
Baca: 386 Warga Jatim Positif Covid-19
Mereka dinyatakan positif setelah 42 kru dan awak kapal yang sandar pada 8 April 2020 lalu di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar itu menjalani pemeriksaan swab di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) dan Laboratorium Universitas Hasanuddin.
Mereka diperiksa di zona karantina sejauh 2 mil dari pelabuhan Makassar. Lantaran diduga ada kru maupun awak kapal yang positif virus korona sehingga dilarang untuk bersandar di Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa hari sebelum ke Makassar.
"Seluruh awak kapal, baik negatif maupun positif berada di kapal. Mereka tidak diizinkan bersandar," jelas Ichsan.
Namun pihaknya berjanji bakal memberikan perawatan dan pengawasan secara intensif kepada semua awak kapal tersebut. Mulai dari pemeriksaan kesehatan sampai pada kebutuhan sehari-hari akan dipenuhi oleh tim.
Di kapal mereka diatur agar tidak menyatu antara yang positif dan negatif. Untuk makan pun seperti itu. Mereka tidak diizinkan memasak di atas kapal sehingga pihaknya akan memenuhi kebutuhan dari darat.
"Untuk konsumsi akan kami drop dari darat. Karena mereka tidak boleh masak di kapal," pungkas Ichsan.
Ichsan pun mengungkapkan masih akan melakukan pemeriksaan terhadap 99 awak kapal KM Lambelu. Untuk memastikan berapa jumlah kru baik yang negatif maupun positif.
Makassar: Sebanyak 26 orang kru dari Kapal Penumpang (KM) Lambelu yang sandar di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, dinyatakan positif covid-19. Hal tersebut diketahui setelah 42 kru diperiksa oleh tim gugus percepatan penanganan virus korona Sulsel.
"Laporan yang masuk ada 26 orang awak kapal Lambelu yang dinyatakan positif hari ini," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Ichsan Mustari di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu malam, 12 April 2020.
Baca:
386 Warga Jatim Positif Covid-19
Mereka dinyatakan positif setelah 42 kru dan awak kapal yang sandar pada 8 April 2020 lalu di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar itu menjalani pemeriksaan swab di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) dan Laboratorium Universitas Hasanuddin.
Mereka diperiksa di zona karantina sejauh 2 mil dari pelabuhan Makassar. Lantaran diduga ada kru maupun awak kapal yang positif virus korona sehingga dilarang untuk bersandar di Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa hari sebelum ke Makassar.
"Seluruh awak kapal, baik negatif maupun positif berada di kapal. Mereka tidak diizinkan bersandar," jelas Ichsan.
Namun pihaknya berjanji bakal memberikan perawatan dan pengawasan secara intensif kepada semua awak kapal tersebut. Mulai dari pemeriksaan kesehatan sampai pada kebutuhan sehari-hari akan dipenuhi oleh tim.
Di kapal mereka diatur agar tidak menyatu antara yang positif dan negatif. Untuk makan pun seperti itu. Mereka tidak diizinkan memasak di atas kapal sehingga pihaknya akan memenuhi kebutuhan dari darat.
"Untuk konsumsi akan kami drop dari darat. Karena mereka tidak boleh masak di kapal," pungkas Ichsan.
Ichsan pun mengungkapkan masih akan melakukan pemeriksaan terhadap 99 awak kapal KM Lambelu. Untuk memastikan berapa jumlah kru baik yang negatif maupun positif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)