Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Klaster Tenaga Medis di Jatim Capai 93 Orang

Nasional Virus Korona
Amaluddin • 15 Mei 2020 07:49
Surabaya: Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur, Kohar Hari Santoso, menyebut ada klaster baru di Jatim yakni klaster tenaga medis. Jumlahnya 93 tenaga kesehatan di Jatim terjangkit covid-19.
 
"Mereka ini terdiri dari dokter, bidan, petugas laboratorium, apoteker, dan perawat," kata Kohar, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis malam, 14 Mei 2020.
 
Dia tidak memerinci, para petugas kesehatan terkonfirmasi korona itu bertugas. Tapi, puluhan tenaga medis itu tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jatim.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menerangkan dari 93 tenaga medis, kata Kohar, yang dinyatakan sembuh sekira 50 persen. Sedangkan tiga persen meninggal, dan 47 persen masih dirawat.
 
"Artinya tenaga kesehatan ini juga sangat beresiko sehinga untuk menekan kaus covid-19, orang-orang tenaga kesehatan juga sangat berkepentingan supaya tidak ketularan," ujarnya.
 
Baca:Khofifah Segera Bahas PSBB se-Jatim
 
Sementara itu, Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi, menerangkan beberapa tenaga medis yang terpapar, tidak merawat langsung pasien positif covid-19. Salah satunya tenaga kesehatan dari RS Siloam Surabaya yang meninggal beberapa waktu lalu.
 
"Sebagian besar mereka tertular karena berkaitan dengan kesiapan penggunaan alat pelindung diri (APD), ada juga yang terpapar meski tidak bersentuhan langsung dengan pasien positif covid-19, misalnya petugas apoteker dan laboratorium," ungkapnya.
 
Selain itu, ada juga tenaga kesehatan yang kurang siap, dan tidak tahu bahwa pasien yang dirawat merupakan pasien covid-19. Ia mencontohkan, ada seorang dokter praktik yang kedatangan pasien, namun tidak tahu pasien tersebut terpapar covid-19 karena dalam keadaan sehat.
 
"Di Jatim jumlah OTG ada sebanyak 12.795. Artinya apa, orang tanpa gejala (OTG) itu banyak sekali," kata Joni.
 

(LDS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif