Kawasan Wisata Labuan Bajo. Foto : MI.
Kawasan Wisata Labuan Bajo. Foto : MI.

Populer Daerah: Wisatawan Batal ke Labuan Bajo Hingga Stok Vaksin Covid-19 Kurang

Nur Azizah • 08 Agustus 2022 07:42
Labuan Bajo: Pascapemberlakuan ketetapan kenaikan tiket masuk di Pulau Komodo dan Padar oleh Pemerintah Provinsi NTT, berimbas pada okupansi puluhan hotel berbintang di Labuan Bajo. Hotel ramai menerima pembatalan kamar hotel periode Agustus-Desember akhir tahun.
 
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia cabang Manggarai Barat(PHRI) Silvester Wanggel mengatakan imbas dari kenaikan tarif masuk Pulau Komodo dan Padar puluhan hotel berbintang kebanjiran menerima pembatalan kamar hotel.
 
Berdasarkan laporan dari sejumlah hotel yang diperoleh Silvester menyebut sedikitnya 15.000 lebih tamu wisatawan baik domestik maupun mancanegara membatalkan kamar hotel di Labuan Bajo.
 
"Ya ini dampak dari kenaikan tiket ke Taman Nasional Komodo sehingga kamar hotel berbintang di Labuan Bajo kebanjiran pembatalan bagi tamu yang akan menginap dari wisatawan," tutur Silveater di Labuan Bajo, Minggu, 7 Agustus 2022.
 
Baca: Menparekraf Pastikan Tidak Ada Pembatalan Tiket Taman Nasional Komodo
 
Silvester mengungkapkan seluruh tamu hotel yang datang dari pesanan tamu biro travel dipastikan lebih banyak merugi. Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) cabang Manggarai Barat, Ignasius Suradin membenarkan pembatalan kunjungan calon wisatawan.
 
"Tamu hotel berbintang di Labuan Bajo ini datangnya dari biro travel. Jadi tidak heran jika ada informasi itu. Sudah ada belasan ribu tamu batal akibat kenaikan tiket ke komodo, "ujar Iganasius.
 
Dia menambahkan telah tercatat sebanyak 10.000 lebih dan bahkan saat ini sudah ada laporan di atas 15 ribu lebih wisatawan batal ke Labuan Bajo. Ignasius membeberkan dampak ekonomi terasa di hotel restoran hingga ke jasa angkutan wisata.
 
"Sehingga potensi kerugian dapat ditaksir lebih dari Rp1 triliun rupiah. Ini ancaman dan hukuman dari wisatawan sebagai akibat kenaikan tarif ke Padar Komodo sebesar 3,75 juta,"ucap Ignasius.
 
Dia berharap pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang baru pulih dan bangkit dari pandemi covid-19 semoga ini pelajaran yang harus dipertimbangkan lagi oleh pemerintah pusat dalam menetapkan tarif masuk ke Pulau Komodo dan Padar.
 
Baca selengkapnya di sini

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berita terkait pembatalan tiket menuju Labuan Bajo menjadi paling banyak dibaca di kanal Daerah Medcom.id. Berita lain yang juga menarik pembaca terkait bentrokan dua perguruan silat di Malang.
 
Malang: Bentrokan antara perguruan pencak silat dengan warga terjadi  Minggu dini hari, 7 Agustus 2022. Bentrokan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB.
 
Dari sejumlah keterangan warga, bentrokan diawali saat ratusan rombongan perguruan pencak silat melintas di Jalan Sudanco Supriadi. Rombongan dari arah Selatan ke Utara sambil menggeber sepeda motor.
 
Oleh dua pemuda sekitar rombongan tersebut ditegur untuk tidak menggeber motornya karena menganggu warga. Tidak terima, rombongan pencak silat mengejar dua orang tersebut hingga ke dalam kampung dan melakukan pemukulan.
 
"Mereka melempari kami dengan batu paving. Sempat kena ke beberapa rumah warga," ujar Yanuar, salah satu warga yang menjadi korban.
 
Sekitar pukul 04.10 WIB, rombongan tersebut keluar dari gang kampung dan menyerang dua orang pengguna jalan yang sedang melintas di Jalan Sudanco Supriadi.
 
"Karena warga spontan dan sudah geram, akhirnya kami langsung berlari mengejar rombongan tersebut dibantu dengan beberapa warga di gang sebelah," katanya.
 
Baca: Tawuran di Stasiun Sudirman, Remaja SCBD Diduga Terlibat
 
Akibat kejadian ini ada dua orang yang menjadi korban. Yakni dua pemuda yang menegur rombongan perguruan pencak silat. Saat ini keduanya sedang  dirawat di rumah sakit.
 
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol, Bhudi Hermanto membenarkan kejadian tersebut. Saat ini polisi sedang memburu dalang dari pemicu bentrokan.
 
"Tentu, kami akan cari pelakunya dan kami proses. Kami pun masih mendalami dan melakukan penyelidikan. Untuk mencari tahu duduk perkaranya seperti apa dan siapa yang terlebih dahulu memicu pertikaian tersebut," katanya.
 
Berita lain yang juga banyak dibaca terkait stok vaksin covid-19 di Bengkulu.
 
Bengkulu: Pemerintah Provinsi Bengkulu memulai pelayanan vaksinasi dosis keempat untuk tenaga kesehatan dan pegawai di Dinas Kesehatan. Pelaksaan vaksinasi berlangsung di depan Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu.
 
"Pelaksanaan vaksinasi dosis keempat telah dilakukan untuk pegawai dan tenaga kesehatan yang ada di Provinsi Bengkulu," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni di Bengkulu, Minggu, 7 Agustus 2022.
 
Ia menjelaskan dalam pelaksanaan vaksinasi dosis keempat pihaknya menyiapkan sebanyak 1.000 dosis vaksin jenis Moderna. Namun saat ini, ketersediaan vaksin covid-19 jenis Moderna tidak mencukupi untuk pelaksanaan vaksinasi dosis keempat.
  
Baca: 39,8 Juta Masyarakat Rentan dan Umum Tuntas Divaksin Tiga Dosis
 
Sehingga pihaknya mengajukan penambahan vaksin di Provinsi Bengkulu untuk berbagai jenis seperti Moderna, Pfizer dan AstraZaneca.
 
"Saat ini kendalanya hanya ketersediaan Moderna di gudang vaksin yang kemungkinan tidak mencukupi untuk menutupi kurang lebih sekitar 15.000 nakes yang ada di Provinsi Bengkulu," ujarnya.
 
Kata dia, untuk memaksimalkan penyuntikan vaksinasi booster kedua di Provinsi Bengkulu, pihaknya menyasar vaksinasi ketiga terlebih dahulu. Sebab saat ini persentase penyuntikan vaksinasi dosis ketiga masih rendah karena baru mencapai 19 persen.
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif