Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Anung Sugihantono (paling kanan). Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Anung Sugihantono (paling kanan). Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

Masyarakat Diminta Aktif Screening Hepatitis

Nasional hepatitis a
Theofilus Ifan Sucipto • 31 Juli 2019 06:08
Bali: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat rutin melakukan screening hepatitis. Hal itu untuk mencegah risiko penyakit yang lebih parah.
 
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan screening hepatitis," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Anung Sugihantono saat berkunjung ke Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Bali, Selasa, 30 Juli 2019.
 
Anung menyebut screening tidak hanya bisa dilakukan di fasilitas layanan kesehatan. Masyarakat, kata dia, juga bisa mengecek gejala hepatitis di tenaga kesehatan yang menjadi bagian dari layanan kesehatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyebut hepatitis adalah penyakit yang dapat dicegah dan dikenali sejak dini. Makanya, screening penting dilakukan sedini mungkin.
 
Jika masyarakat terindikasi terjangkit hepatitis, maka harus segera ada tindak lanjut. Hal tersebut, lanjut Anung, untuk mencegah hal yang lebih parah. "Tindak lanjut untuk mengobati agar tidak jatuh ke penyakit yang lebih berat lagi," tutur Anung.
 
Indonesia menjadi salah satu negara yang paling rentan terhadap virus hepatitis di Asia Tenggara, bahkan dunia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia masuk dalam kategori sedang. Sementara itu, Australia tergolong ringan.
 
"Indonesia menjadi negara kedua penderita hepatitis secara global," kata Anung.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif