MI/M Ghazi Petugas Satpol PP Kabupaten Pamekasan, Jatim berjaga di sekitar jalan yang retak di Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Kamis (25/2).
MI/M Ghazi Petugas Satpol PP Kabupaten Pamekasan, Jatim berjaga di sekitar jalan yang retak di Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Kamis (25/2).

Jalan Utama Menuju Pantura Pamekasan Retak

Nasional longsor tanah longsor bencana longsor pergerakan tanah
Media Indonesia.com • 26 Februari 2021 07:51
Pamekasan: Jalan utama yang menghubungkan Kota Pamekasan, Madura, Jawa Timur dengan kawasan pantai utara retak dan ambles akibat pergerakan tanah. Lokasi jalan yang ambles berada di Dusun Jepon, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, ridak jauh dari lokasi longsor yang menewaskan lima santri pada Rabu, 24 Februari 2021.
 
Panjang retakan mencapai delapan meter dengan lebar retakan mencapai 50 sentimeter. Menurut warga, saat terjadi longsor sehari sebelumnya, kondisi jalan sudah mulai retak-retak, namun masih bisa dilalui. Retakan semakin parah sejak Kamis dini hari, 25 Februari 2021, bersamaan dengan turunnya hujan.
 
"Kami langsung melaporkan peristiwa ini ke kepala desa untuk dilanjutkan ke pihak yang berwenang," kata Subaili, warga Desa Bindang, melansir Mediaindonesia.com, Jumat, 26 Februari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Jalur Lingkar Barat Purwakarta Terputus
 
Badan Penanggulangan Bencana Daeeah (BPBD) Pamekasan saat ini telah menutup jalan tersebut untuk semua kendaraan. Bupati Pamekasan, Baddruttamam, mengatakan pihaknya masih akan mengkaji kelayakan jalan tersebut untuk diperbaiki.
 
Sebab, kondisi tanah di lokasi merupakan tanah labil yang rawan terjadi retakan dan berdekatan dengan tebing, sehingga dikawatirkan mudah terjadi longsor. Hasil dari kajian tersebut akan dijadikan rekomendasi ke Pemprov Jawa Timur, karena jalan tersebut merupakan jalan provinsi yang menjadi kewenangan Pemprov Jawa Timur.
 
"Kami sudah meminta konsultan untuk mengkaji masalah ini. Jika tidak memungkinkan untuk diperbaiki, bisa jadi lokasinya akan dipindah," kata Baddruttamam.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif