ilustrasi. Medcom.id
ilustrasi. Medcom.id

Kejari Palu Jebloskan 4 Terpidana Kasus Tabung Gas 3 Kilogram

Nasional elpiji 3 kg
Medcom • 03 Oktober 2020 10:00
Palu: Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu, Sulawesi Tengah, mengeksekusi empat terpidana kasus tabung gas 3 kilogram (Kg) ke penjara. Mereka terbukti memperdagangkan barang yang tidak sesuai SNI atau penomoran SNI.
 
Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Palu Awaluddin Muhammad mengatakan eksekusi dilakukan sesuai amar putusan Mahkamah Agung (MA) dalam kasus tindak pidana secara bersama-sama memiliki sertifikat memperdagangkan barang yang tidak sesuai SNI atau penomoran SNI.
 
"Telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana," kata Awaluddin, Jumat, 2 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keempat terpidana itu adalah, Direktur Utama (Dirut) PT. Maju Teknik Utama Indonesia (MTU) Edwiro Purwadi alias Purwadi, 67, pengusaha Riady alias Riadi, 37, marketing (pemasaran) PT. MTU Yanto Cahya Subuh alias Yanto, 46, dan distributor tabung gas elpiji Palu, Ibrahim Muslimin,40.
 
"Keempatnya dieksekusi pada Rabu 30 September 2020 pukul 15.00 WITA di Rutan Kelas II Palu berdasarkan putusan Mahkamah Agung," kata Awaludin.
 
Awaluddin menyebut Kejaksaan Negeri Palu sudah melayangkan tiga kali surat panggilan eksekusi terhadap keempat terpidana yang divonis satu tahun penjara itu.
 
Seperti diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palu dalam putusannya membebaskan para terdakwa dari segala tuntutan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) kemudian melakukan kasasi ke MA.
 
Di tingkat kasasi, MA memutuskan keempat orang itu terbukti melakukan tindak pidana memiliki sertifikat memperdagangkan barang yang tidak sesuai SNI atau penomoran SNI.
 
(FZN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif