ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

5 Santri di Pamekasan Tewas Tertimpa Tebing Longsor

Nasional longsor tanah longsor bencana longsor
Antara • 24 Februari 2021 13:25
Pamekasan: Sebanyak lima santri Pondok Pesantren An-Nidhomiyah Pamekasan, Jawa Timur, meninggal akibat bencana tebing longsor pada Rabu dini hari, 24 Februari 2021. Longsor terjadi di Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean.
 
"Total jumlah korban tujuh orang, lima orang meninggal dunia, satu orang patah tulang, dan satu orang santri lainnya selamat," kata Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan Budi Cahyono, melansir Antara, Rabu, 24 Februari 2021.
 
Lima santri yang meninggal berasal dari luar Kabupaten Pamekasan. Yakni dari Kabupaten Jember sebanyak tiga orang, Sampang satu orang, dan dari Kabupaten Sumenep sebanyak satu orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 26 Infrastruktur Rusak Akibat Longsor di Depok Segera Diperbaiki
 
Masing-masing bernama Santi, 14, warga Desa Dukohmencek, Kecamatan Sukorambi; Nur Azizah, 13, dari desa yang sama; serta Siti Komariyah, 17, asal Desa Palampang, Kecematan Sumber Jambi, Jember, Jawa Timur.
 
Korban meninggal dari Kabupaten Sampang bernama Robiatul Adawiyah, 14, asal Desa Poreh, Kecamatan Karangpenang; sedangkan yang dari Kabupaten Sumenep bernama Nabila, 12, asal Desa Sempong Barat, Kecamatan Pasongsongan.
 
Dua di antara lima sudah berada di rumah duka. Sedangkan tiga santri meninggal lainnya berasal dari Jember akan diantarkan.
 
"Saat ini kami masih berkoordinasi untuk pemulangan ketiga orang jenazah ini," kata Budi.
 
Baca: Tanah Longsor Tutup Akses Jalan Desa Rahtawu Kudus
 
Musibah tebing longsor yang menimpa santri Pondok Pesantren An-Nidhomiyah asuhan KH Muhedi terjadi Rabu, 24 Februari 2021, sekitar pukul 02.00 WIB. Selain menelan lima korban jiwa, satu santri mengalami patah tulang, dan satu orang selamat.
 
Bencana berawal dari hujan lebat yang terjadi mulai sekitar pukul 00.30 WIB. Tiba-tiba tebing setinggi sekitar tujuh meter di samping pondok pesantren longsor dan menimpa dua kamar pondok putri yang ditempati tujuh orang.
 
Warga di sekitar pesantren langsung bergotong royong menyingkirkan material tanah yang menimpa dua kamar pondok santri putri. Tiga orang dievakuasi sesaat setelah kejadia, dan dua lainnya pada pukul 07.00 WIB.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif