ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Gibran Ingin Kemudahan untuk Vaksinasi Lansia

Triawati Prihatsari • 19 Mei 2021 15:26
Solo: Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengakui capaian vaksinasi covid-19 dengan sasaran lansia (lanjut usia) masih lambat. Untuk itu dia memberikan kemudahan agar capaian vaksinasi lansia segera mencapai target.
 
"Kami akan permudah prosesnya, ada 17 RS yang ditunjuk untuk memberikan layanan vaksinasi dan untuk lansia tidak perlu mendaftar dulu seperti yang lain. Cukup dengan membawa KTP," kata Gibran di Solo, Rabu, 19 Mei 2021.
 
Baca: Klaster Perumahan di Bogor Diklaim Bukan dari Pemudik

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gibran menjelaskan beberapa pertimbangan penyebab lambatnya vaksinasi lansia di Solo di antaranya terkait dengan pendaftaran yang dinilai memakan waktu. Pasalnya tidak semua lansia dapat memperoleh vaksin covid-19 terutama lansia dengan penyakit bawaan atau komorbit.
 
Selain itu pihaknya juga melakukan usaha jemput bola dengan membuka layanan vaksinasi di kelurahan-kelurahan.
 
"Ada lansia yang takut divaksin, ada juga yang kurang edukasi. Tapi saya yakin masih bisa dikejar, 10 ribu lansia lagi. Saya tungguin semua," jelasnya.
 
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengakui kesulitan menggerakkan warga lansia untuk mendapatkan vaksin. Sampai saat ini capaian vaksinasi tahap II Kota Solo khusus untuk sasaran lansia masih berada di angka 79 persen.
 
"Sulit menggerakkan mereka (lansia). Kami akan jemput bola, kerjasama dengan masjid-masjid, gereja dan lainnya. Mereka kebanyakan takut. Ada juga yang mengatakan lokasi suntiknya jauh, atau tidak ada yang mengantar," ungkap Siti.
 
Vaksin untuk Indonesia
 
Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif