Peserta vaksinasi anak mendapat vaksin Sinovac di Polsek Tanjung Priok/Medcom.id/Yurik
Peserta vaksinasi anak mendapat vaksin Sinovac di Polsek Tanjung Priok/Medcom.id/Yurik

Siap-siap, Vaksin untuk Anak di Kulon Progo Mulai Agustus

Ahmad Mustaqim • 16 Juli 2021 10:13
Kulon Progo: Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadwalkan vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun mulai Agustus 2021. Saat ini, pemerintah setempat masih memprioritaskan vaksinasi pada kelompok rentan lain.
 
"Vaksinasi untuk anak-anak rencananya dimulai pekan pertama bulan Agustus," kata juru bicara Pemerintah Kabupaten Kulon Progo untuk Penanganan Covid-19, Baning Rahayujati dihubungi, Jumat, 16 Juli 2021.
 
Baning mengatakan, vaksinasi untuk anak-anak akan dilakukan berbasis sekolah. Ia menyebut, total anak usia 12-17 tahun di Kulon Progo sebanyak 36.156 jiwa.

Baca: Jatim Gelar Vaksinasi Jemput Bola untuk Warga di Pinggiran
 
"Sebanyak 15.151 siswa SMP, 16.056 siswa SMA/SMK, dan 4.949 siswa sekolah di bawah naungan Kementerian Agama," ujarnya.
 
Baning menjelaskan, vaksinasi saat ini masih diberikan kepada kelompok lansia. Menurut dia, target vaksinasi kelompok lansia sebanyak 78.421 orang. Sebanyak 21.570 lansia sudah mendapat suntikan dosis pertama dan 8.408 lansia sudah dosis kedua.
 
Ia menyebut vaksinasi sudah diberikan untuk kategori masyarakat rentan lain dengan 45.965 orang target sasaran. Sebanyak 8.909 orang kelompok tersebut sudah disuntik dosis pertama dan 29 sudah dapat dosis kedua.
 
Sementara, vaksinasi untuk masyarakat umum ada 183.859 orang target sasaran. Sebanyak 11.818 orang sudah dapat dosis pertama dan 91 orang dosis kedua.
 
Baca: NasDem Gelar Vaksinasi Massal, Bisa Daftar Online atau Datang Langsung
 
"Stok vaksin di Kulon Progo masih 22.350 dosis vaksin merk Sinovac dan 3.360 dosis vaksin merk AstraZeneca. Prioritas vaksinasi bulan ini masih untuk lansia," kata dia.
 
Ia menambahkan, pihaknya terus berkooedinasi dengan berbagai instansi untuk progran vaksinasi itu. Ia mengatakan, percepatan vaksinasi sulit dilakukan karena tak ada tambahan tenaga kesehatan.
 
"Vaksinasi harian tetap dilakukan Puskesmas. Setiap tim di Puskesmas hanya melakukan vaksinasi terhadap 100 orang per hari," ungkapnya.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan