Gubernur jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: Medcom.id/Mustholih)
Gubernur jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: Medcom.id/Mustholih)

Ganjar Obral Rp2,23 Triliun Stimulus Keuangan Padat Karya

Nasional Virus Korona Pemulihan Ekonomi
Mustholih • 30 Juli 2020 13:48
Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana memberikan stimulus keuangan sebesar Rp1,04 triliun kepada 35 pemerintah daerah se-Jateng.
 
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, ingin bantuan digunakan oleh pemerintah kabupaten/kota untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di masa pandemi covid-19.
 
"Teknisnya saya harap dikerjakan dengan cara padat karya. Sehingga, akan lebih banyak orang yang bekerja dengan adanya proyek ini," kata Ganjar, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, kata Ganjar, pihaknya juga berencana memberikan bantuan keuangan senilai Rp1,189 triliun untuk desa-desa se-Jateng. Keseluruhan bantuan keuangan yang dialokasikan pemprov berjumlah Rp2,23 triliun.
 
Baca juga:Harga Daging di Aceh Capai Rp200 Ribu per Kg
 
Menurut Ganjar, bantuan keuangan diambil dari pengalihan anggaran penanganan pandemi virus korona yang masih tersedia di kas pemprov.
 
"Sebenarnya bantuan keuangan ini kita cadangkan untuk covid-19. Karena anggaran dari refocusing masih cukup, bantuan keuangan ini segera kami serahkan pada kabupaten, kota, dan desa," sambung dia.
 
Kepala BPKAD Jawa Tengah, Sumarno, menambahkan sejauh ini bantuan keuangan dari pemprov sudah disalurkan sebagian ke tingkat desa. Sedangkan bantuan untuk kabupaten dan kota belum tersalurkan.
 
"Penyaluran yang sudah berjalan baru untuk pemerintah desa, sekitar 40,89 persen. Ini akan kami kebut agar bisa segera terealisasi semuanya," ujar Sumarno.
 
Baca juga:Hewan Kurban dari Luar Riau Harus Dilengkapi Dokumen
 
Ia berujar pencarian bantuan keuangan untuk kabupaten dan kota sedikit lebih lama ketimbang untuk desa. Sebab, sebelum dicairkan, Pemprov Jateng harus melakukan verifikasi rencana kerja operasional dan lelang.
 
"Kalau desa setelah diverifikasi dan disetujui, langsung ditransfer. Kalau untuk kabupaten dan kota, ada tahapan-tahapan dan pencairannya berdasarkan termin," beber dia.
 
Sumarno mengaku sedang menggodok petunjuk teknis pelaksanaan proyek padat karya yang bersumber dari bantuan keuangan Pemprov.
 
"Dengan padat karya itu, warga yang menganggur karena dampak covid-19, bisa dialokasikan untuk pembangunan-pembangunan," jelasnya.
 

(MEL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif