Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus (kiri), dan Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Adi Ferdian (kanan), saat konferensi pers. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus (kiri), dan Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Adi Ferdian (kanan), saat konferensi pers. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir

Oknum yang Loloskan WN India dari Karantina Ditangkap

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 Protokol Covid-19
Hendrik Simorangkir • 28 April 2021 21:16
Tangerang: Empat pelaku berinisial ZR, R, AS, dan M yang meloloskan warga negara India dari karantina kesehatan covid-19 saat tiba di Indonesia, ditangkap. Bahkan satu pelaku diduga merupakan karyawan yang bekerja sebagai protokoler Angkasa Pura II.
 
"Pelaku AS sebagai protokoler, makanya kita masih koordinasikan dengan mengatasnamakan yang tertera pas bandara," kata Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Adi Ferdian Saputra, Rabu, 28 April 2021.
 
Baca: Pemudik Solo Tanpa SIKM Wajib Tes Antigen

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adi menuturkan AS diketahui memiliki kartu pas bandara sehingga memiliki akses keluar masuk untuk mengawal para WNA mulai dari pemeriksaan keimigrasian hingga keluar bandara.
 
"Kalau memiliki pas bandara ada tempat yang dapat dia masukin berdasarkan kode yang ada di kartu tersebut. Dia ke sana mengurus sampai dengan conveyor pengambilan barang," jelasnya.
 
Adi menambahkan para pelaku tersebut membantu para WN India itu menerima imbalan Rp6-8 juta perorangnya untuk tidak menjalani karantina kesehatan covid-19.
 
Keempat pelaku tersebut dijerat dengan Pasal 93 Jo Pasal 9 ayat 1 Undang-undang nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan atau Pasal 14 ayat 1 Undang-undang nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dengan ancaman hukuman satu tahun penjara.
 

 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif