Semarang: Jumlah warga Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, yang saat ini terkonfirmasi covid-19 tersisa 28 orang. Dari jumlah itu sebanyak 10 orang dirawat di rumah sakit dan 18 orang menjalani isolasi mandiri.
Ditargetkan, sebelum lebaran, Kabupaten Semarang zero kasus aktif covid-19. Untuk mengejar target tersebut, Pemkab Semarang terus menggencarkan vaksinasi.
"Saya targetkan sebelum lebaran zero kasus, dan vaksinasi terus dikebut agar tidak ada lagi muncul kasus," kata Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Rabu, 6 April 2022.
Hingga saat ini, lanjut Ngesti Nugraha, pelaksanaan vaksinasi pertama telah tercapai 98,93 persen dan vaksinasi kedua 88,9 persen. Namun vaksinasi booster baru tercapai 18 persen sehingga harus terus dikebut siang malam selama bulan Ramadan ini.
Baca juga: 17.677 Remaja Bangka Tengah Sudah Divaksin
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Dwi Sauful Nur Hidayat mengatakan dalam rangka mempercepat pelaksanaan vaksinasi covid-19 terutama untuk vaksin ketiga (booster) dilaksanakan doang malam, pada siang dilakukan di berbagai rumah sakit dan puskesmas serta malam di masjid.
Vaksinasi Booster kepada warga, jelas Dwi Saiful Nur Hidayat, pada malam dilaksanakan di masjid saat setelah salat mshrib hingga sebelum tarawih, bahkan setelah tarawih kegiatan suntik vaksin penguatan tersebut masih dapat dilaksanakan.
"Setidaknya ada 13 masjid di seluruh kecamatan di Kabupaten Semarang telah disiapkan untuk pelaksanaan vaksinasi booster tersebut," ujar Dwi Sauful Nur Hidayat.
Langkah percepatan vaksinasi booster tersebut, imbuh dia, adalah selain karena hingga kini baru tercapai 18 persen, juga sebagai pencegahan saat berlangsung mudik lebaran sehingga dapat mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus usai lebaran mendatang.
Semarang: Jumlah warga Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, yang saat ini terkonfirmasi covid-19 tersisa 28 orang. Dari jumlah itu sebanyak
10 orang dirawat di rumah sakit dan 18 orang menjalani isolasi mandiri.
Ditargetkan, sebelum lebaran, Kabupaten Semarang zero kasus aktif covid-19. Untuk mengejar target tersebut, Pemkab Semarang terus menggencarkan vaksinasi.
"Saya targetkan sebelum lebaran zero kasus, dan vaksinasi terus dikebut agar tidak ada lagi muncul kasus," kata Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Rabu, 6 April 2022.
Hingga saat ini, lanjut Ngesti Nugraha, pelaksanaan vaksinasi pertama telah tercapai 98,93 persen dan vaksinasi kedua 88,9 persen. Namun vaksinasi booster baru tercapai 18 persen sehingga harus terus dikebut siang malam selama bulan Ramadan ini.
Baca juga:
17.677 Remaja Bangka Tengah Sudah Divaksin
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Dwi Sauful Nur Hidayat mengatakan dalam rangka mempercepat pelaksanaan vaksinasi covid-19 terutama untuk vaksin ketiga (booster) dilaksanakan doang malam, pada siang dilakukan di berbagai rumah sakit dan puskesmas serta malam di masjid.
Vaksinasi Booster kepada warga, jelas Dwi Saiful Nur Hidayat, pada malam dilaksanakan di masjid saat setelah salat mshrib hingga sebelum tarawih, bahkan setelah tarawih kegiatan suntik vaksin penguatan tersebut masih dapat dilaksanakan.
"Setidaknya ada 13 masjid di seluruh kecamatan di Kabupaten Semarang telah disiapkan untuk pelaksanaan vaksinasi booster tersebut," ujar Dwi Sauful Nur Hidayat.
Langkah percepatan vaksinasi booster tersebut, imbuh dia, adalah selain karena hingga kini baru tercapai 18 persen, juga sebagai pencegahan saat berlangsung mudik lebaran sehingga dapat mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus usai lebaran mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)