Sebanyak 10.143 ekor hewan ternak di Kabupaten Tangerang siap untuk memenuhi kebutuhan kurban Idul Adha 1443 Hijriah atau 2022 Masehi. ANTARA/Azmi Samsul Maarif
Sebanyak 10.143 ekor hewan ternak di Kabupaten Tangerang siap untuk memenuhi kebutuhan kurban Idul Adha 1443 Hijriah atau 2022 Masehi. ANTARA/Azmi Samsul Maarif

10.143 Ternak di Kabupaten Tangerang Penuhi Kebutuhan Kurban

Antara • 05 Juli 2022 21:57
Tangerang: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Banten, menyampaikan 10.143 ekor ternak tersedia di daerah itu untuk memenuhi kebutuhan kurban Iduladha 1443 Hijriah.
 
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner pada DPKP Kabupaten Tangerang, Hustri Windayani, mengatakan hewan ternak tersebut telah melalui proses pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan layak sebagai hewan kurban.
 
"Dari total populasi hewan ternak sekitar 58 ribu ekor, saat ini ada 10.143 hewan ekor ternak sudah siap untuk kurban. Jumlah itu pun akan berubah atau bertambah lagi," kata Hustri di Tangerang, Selasa, 5 Juli 2022.
 
Baca: Sapi Kurban dari Presiden Dijamin Bebas PMK

Dia menuturkan sesuai dengan hasil pendataan terhadap 208 lapak peternak yang tersebar di 20 wilayah kecamatan dengan jumlah sebanyak 10.143 ekor itu, merupakan dari berbagai jenis hewan ternak diantaranya seperti 1.910 ekor sapi, 16 ekor kerbau, 6.957 ekor domba dan 1.260 ekor kambing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setiap jenis hewan tersebut dipastikan sudah terbebas dan aman dari penyakit mulut dan kuku (PMK). Bahkan, pihaknya pun telah memberikan label keterangan kesehatan pada jenis hewan-hewan ternak itu.
 
"Memang dari seluruh hewan yang sudah layak kurban ini kita tidak memberikan penanganan khusus, hanya dilakukan pemeriksaan klinis saja. Karena hewan ini sudah sehat," jelasnya.
 
Ia menyampaikan kepada masyarakat umum agar tidak khawatir dan panik dalam menyikapi adanya isu terkait kasus-kasus penularan PMK ini. Karena, pemerintah setempat saat ini sudah dapat menjamin dan mengendalikan-nya.
 
"Jika memang masih ragu dalam memilih hewan kurban masyarakat bisa langsung menanyakan ke petugas kesehatan atau peternak terkait keterangan kesehatan hewan-nya," ujarnya.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif